Kronologi Sapi Kurban Mengamuk di Kotabaru Jambi, Awalnya Salah Alamat

Sapi Kurban Mengamuk di Jambi, Kronologi Terungkap

Kronologi kejadian sapi kurban yang mengamuk di wilayah permukiman padat di Jambi akhirnya terungkap. Kejadian ini menimbulkan kepanikan di tengah malam, namun akhirnya dapat ditangani oleh tim penyelamat.

Laporan Darurat Masuk Pukul 20.17 WIB

Pukul 20.17 WIB menjadi titik awal dari kejadian tersebut. Petugas Damkartan Kota Jambi menerima laporan darurat melalui layanan WhatsApp dan call center. Laporan ini datang secara beruntun dari warga sekitar yang melihat sapi kurban berlari liar di jalan-jalan sempit.

Mustari Affandy, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, menjelaskan bahwa petugas langsung bertindak setelah menerima laporan. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 20.45 WIB dengan melibatkan personel dari Mako dan Posyankar Kotabaru.

Akar Masalah: Salah Alamat dan Tali Ikatan Lepas

Berdasarkan hasil investigasi, kejadian ini disebabkan oleh kesalahan logistik. Sapi kurban yang seharusnya diturunkan di area masjid, justru ditempatkan di rumah pemesan. Saat akan dipindahkan kembali, sapi memberontak hingga ikatannya terlepas.

Sapi yang sedang stres tinggi itu kemudian kabur ke arah gang-gang sempit di kawasan Kenali Asam Bawah. Area tersebut minim penerangan, sehingga memperparah situasi.

Proses Evakuasi Selama Satu Jam

Tim penyelamat langsung merancang strategi pengepungan. Komandan Regu 4 Mako Damkartan Kota Jambi, Ragil, menjelaskan bahwa proses penjinakan hewan sangat menantang. Sapi terlihat agresif dan kondisi lokasi tidak memadai karena minim cahaya.

Petugas melakukan pengamanan dengan menggunakan peralatan APD lengkap dan tali evakuasi. Salah satu kaki sapi dijerat secara perlahan, lalu hewan tersebut dirobohkan secara terukur. Setelah itu, keempat kakinya diikat untuk diamankan.

Proses evakuasi memakan waktu tepat satu jam. Total 10 personel dikerahkan di bawah kendali armada rescue fire jeep. Setelah berhasil dilumpuhkan, sapi kurban tersebut diserahkan kembali kepada panitia untuk diantar ke lokasi tujuan semula.

Imbauan dari Mustari Affandy

Mustari Affandy mengimbau agar ke depan, proses distribusi dan pemindahan hewan kurban dilakukan dengan sistem pengamanan yang cukup. Tujuannya adalah agar peristiwa serupa tidak terulang di Kota Jambi.

Kesimpulan

Kejadian sapi kurban yang mengamuk di Jambi menjadi pelajaran penting bagi semua pihak. Pentingnya koordinasi dan persiapan yang matang dalam pengiriman hewan kurban sangat diperlukan. Dengan langkah-langkah yang tepat, risiko kejadian seperti ini dapat diminimalisir.


Pos terkait