Langkah Cepat Pemkab Pasuruan Perbaiki Jalan Rusak Dapat Apresiasi Warga Beji

Warga Dusun Beji Berterima Kasih atas Respons Cepat Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Warga Dusun Beji, Desa Beji, Kecamatan Beji, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menangani kerusakan infrastruktur akibat banjir yang terjadi sepekan lalu. Mereka merasa sangat terbantu dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah daerah untuk mengatasi dampak bencana tersebut.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah segera melakukan perbaikan pada jalan lingkungan dan saluran drainase yang rusak akibat banjir. Perbaikan dimulai sejak Senin (29/3/2026), dan warga setempat turut serta dalam prosesnya. Bahkan, mereka menyiapkan konsumsi bagi para pekerja sebagai bentuk dukungan terhadap upaya perbaikan infrastruktur ini.

Kepala Dusun Beji, Cahyo, menyampaikan bahwa masyarakat merasa sangat berterima kasih atas respons cepat yang diberikan oleh Pemkab Pasuruan. Ia menjelaskan bahwa ada dua titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah. Salah satunya adalah di pintu masuk dusun dengan panjang sekitar 20 meter dan lebar 3,5 meter. Titik lainnya berada di area dalam lingkungan dusun sepanjang kurang lebih 30 meter dengan lebar yang sama.

Selain perbaikan paving jalan, pemerintah juga melakukan pembangunan saluran drainase. Tujuannya adalah untuk mencegah genangan air di masa mendatang, khususnya saat musim hujan tiba.

“Kami berharap perbaikan ini benar-benar bermanfaat dan bisa mencegah kerusakan serupa saat musim hujan,” tambah Cahyo.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus Wicaksono, menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Bupati Pasuruan. Menurutnya, percepatan penanganan dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal pasca-bencana.

“Perbaikan ini menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Ini bentuk kehadiran pemerintah saat masyarakat terdampak bencana,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa penanganan infrastruktur yang terdampak bencana akan tetap menjadi prioritas, terutama di wilayah-wilayah yang mengalami kerusakan cukup signifikan.

Proses Perbaikan Infrastruktur

Berikut adalah beberapa langkah yang dilakukan dalam proses perbaikan infrastruktur:

  • Pembukaan Jalan dan Saluran Drainase
  • Pekerjaan dimulai sejak pagi hari.
  • Warga setempat turut serta dalam proses perbaikan.
  • Konsumsi disiapkan sebagai bentuk dukungan terhadap para pekerja.

  • Perbaikan Paving Jalan

  • Dua titik jalan yang rusak parah diperbaiki.
  • Panjang dan lebar jalan yang rusak mencapai 20-30 meter.
  • Proses perbaikan dilakukan secara bertahap.

  • Pembangunan Saluran Drainase

  • Tujuan utama adalah untuk mencegah genangan air.
  • Saluran drainase dibangun agar tidak terjadi kembali saat musim hujan.
  • Diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga.

Penanganan Infrastruktur Pasca-Bencana

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menegaskan bahwa penanganan infrastruktur yang terdampak bencana akan terus menjadi prioritas. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.

  • Prioritas Utama
  • Wilayah-wilayah yang mengalami kerusakan signifikan menjadi fokus utama.
  • Pemkab akan terus memantau kondisi infrastruktur pasca-bencana.
  • Anggaran BTT digunakan untuk mempercepat proses perbaikan.

  • Keterlibatan Masyarakat

  • Warga Dusun Beji aktif dalam proses perbaikan.
  • Mereka memberikan dukungan dengan menyiapkan konsumsi bagi para pekerja.
  • Partisipasi masyarakat menunjukkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan.

Pos terkait