Persija Jakarta Memutus Kontrak Mauricio Souza
Manajemen Persija Jakarta mengambil keputusan cepat setelah tidak memperpanjang kontrak pelatih Mauricio Souza. Skuad yang dikenal dengan julukan Macan Kemayoran ini telah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Keputusan ini diambil setelah Souza gagal mencapai target yang disepakati di awal musim.
Persija Jakarta secara resmi berpisah dengan Mauricio Souza pada hari Selasa (26/5). Pihak manajemen menyatakan bahwa mereka tidak memperpanjang kontrak pelatih asal Brasil tersebut karena tidak tercapainya target yang ditentukan sebelumnya. Kini, posisi pelatih kepala Persija Jakarta menjadi tanda tanya besar. Hingga saat ini, pihak manajemen belum mengumumkan sosok pengganti untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027.
Meski demikian, Mohamad Prapanca selaku Direktur Persija Jakarta mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan beberapa kandidat pelatih baru. Prapanca menegaskan bahwa mereka akan segera menentukan sosok yang tepat untuk menjadi suksesor Souza di musim depan.
”Sebagai penggantinya, kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027,” ujar Prapanca dalam keterangan resmi Persija Jakarta, dipetik Rabu (27/5).
Selain Souza, Persija Jakarta juga memutus kontrak dengan beberapa staf pelatih lainnya. Mereka termasuk Italo Bartole Resende (asisten pelatih), Vitor Branco da Cruz (pelatih fisik), Gerson Rodrigues Rios (pelatih kiper), Caio Araujo (analis), dan Claudio Luzardi (interpreter). Kebersamaan mereka hanya berlangsung selama satu musim.
Meskipun masa kerjanya singkat, performa Souza dinilai cukup baik. Ia berhasil membawa Persija Jakarta finis di peringkat ketiga dengan raihan 71 poin. Angka ini menjadi rekor tertinggi yang pernah diraih oleh Macan Kemayoran sejak Liga 1 dimulai pada tahun 2017.
Souza juga dianggap berhasil membangun identitas permainan yang kuat. Tim Persija Jakarta tampil konsisten dalam mendominasi jalannya pertandingan, bermain agresif, serta memiliki keberanian untuk terus menekan lawan di berbagai situasi.
”Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan,” ujar Prapanca.
Persija Jakarta menyampaikan apresiasi kepada Souza dan stafnya atas dedikasinya selama berada di klub. Macan Kemayoran berharap yang terbaik untuk perjalanan karier sang pelatih di masa depan.
”Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya,” tambah Prapanca.
Menarik untuk dinantikan siapa sosok pelatih yang akan ditunjuk manajemen untuk menjadi nakhoda Macan Kemayoran pada Super League 2026/2027. Beberapa nama seperti Alexandre Gama dan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, turut muncul dalam rumor yang beredar di media sosial.






