Lapangan Rangkah Berubah, Jadi Wadah Olahraga dan Kreativitas Warga



Surabaya – Wajah baru Lapangan Rangkah di Kecamatan Tambaksari membawa perubahan yang signifikan bagi warga sekitar. Dulu, kawasan ini identik dengan lahan yang tandus, berdebu, dan becek saat hujan. Kini, area tersebut telah berubah menjadi ruang terbuka yang dinamis dan penuh aktivitas, baik dari segi olahraga maupun kreativitas pelajar.

Transformasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam menyediakan fasilitas umum yang lebih layak dan inklusif. Saat ini, lapangan tersebut dilengkapi berbagai sarana seperti mini soccer, voli, basket, hingga jogging track yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat.

Lurah Rangkah Jefri Arditya Pamungkas menjelaskan bahwa perubahan ini berawal dari aspirasi warga yang ingin lingkungannya dimanfaatkan secara optimal. Ia mengatakan bahwa keinginan warga akhirnya diwujudkan melalui pembangunan lapangan pada tahun 2025.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Walikota dan Pemkot Surabaya. Aspirasi warga dikabulkan, sehingga di tahun 2025 lapangan ini bisa dibangun dan langsung dimanfaatkan masyarakat,” ujar Jefri, Sabtu (4/4).

Selain sebagai tempat berolahraga, lapangan ini juga mulai diarahkan menjadi ruang alternatif bagi anak-anak untuk beraktivitas tanpa bergantung pada gawai. Bersama karang taruna, pihak kelurahan tengah menyusun jadwal penggunaan lapangan bagi tiap RW.

“Nantinya akan direkap hari-harinya, supaya anak-anak bisa punya kegiatan lain, tidak hanya bermain gadget, tetapi juga berolahraga,” jelas Jefri.

Suasana sore di lapangan kini terasa lebih semarak. Warga dari berbagai usia memanfaatkan fasilitas yang ada, mulai dari berjalan santai, senam, hingga bermain voli.

Noviani Susanti, warga RW 9, mengaku perubahan ini sangat memudahkan aktivitas olahraga warga. “Dulu kalau mau olahraga susah, lapangannya berdebu dan banyak kerikil. Sekarang rasanya bangga punya lapangan yang bagus, jadi tidak perlu jauh-jauh lagi. Ibu-ibu di sini sekarang aktif jalan sehat, senam, hingga main voli,” tuturnya.

Bagi kalangan pelajar, lapangan ini juga membuka ruang baru untuk berekspresi. Laura Irfara Kurnianda, siswa SMK Kesehatan Bina Husada, memanfaatkan area tersebut untuk latihan seni budaya bersama teman-temannya.

“Dulu masih pasir dan belum jadi, sekarang sudah nyaman dan luas. Kami pakai buat latihan nari dan drama untuk tugas sekolah. Pemandangannya juga indah, jadi lebih semangat,” katanya.

Manfaat lain juga dirasakan para orang tua. Luluk Nurfadilah, warga Rangkah Gang 7, melihat lapangan ini membantu mengalihkan perhatian anak-anak dari layar ponsel ke aktivitas fisik.

“Sangat bermanfaat untuk anak-anak sekitar sini agar kegiatannya dialihkan ke olahraga, jadi tidak main HP terus. Sekarang kalau sore mereka bisa main bola dengan lebih aman,” ujarnya.

Perubahan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi contoh bagaimana partisipasi warga dapat diwujudkan melalui program pemerintah. Dengan adanya fasilitas yang memadai, masyarakat kini memiliki ruang yang lebih baik untuk berkumpul, beraktivitas, dan menikmati waktu bersama keluarga.

Pos terkait