Laura Moane Tantang Diri dalam Film ‘Sunda Emperor’
Laura Moane, selebgram dan pemain film yang terkenal dengan kehadirannya di dunia hiburan, kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam film terbaru berjudul ‘Sunda Emperor’. Film ini diproduksi oleh sutradara Angling Sagaran dan menawarkan pengalaman baru bagi penonton. Dalam film ini, Laura Moane akan memerankan peran Neng Eti, seorang tokoh yang membutuhkan kemampuan berbicara dalam bahasa Sunda.
Bahasa Sunda sebagai Tantangan
Film ‘Sunda Emperor’ tidak hanya menawarkan cerita yang menarik, tetapi juga menuntut para pemeran untuk menguasai bahasa Sunda. Laura Moane mengakui bahwa memerankan Neng Eti menjadi tantangan besar baginya. “Memerankan Neng Eti jadi tantangan, terutama karena film ini 100 persen menggunakan bahasa Sunda,” ujarnya saat diwawancarai.
Untuk bisa memenuhi ekspektasi tersebut, Laura Moane memanfaatkan waktu reading untuk mempelajari bahasa Sunda. Ia berusaha agar dialog yang diucapkannya terdengar alami dan tidak kaku di telinga penonton. “Dari awal reading hingga saat syuting, aku banyak belajar bahasa Sunda,” kata wanita kelahiran Semarang, Jawa Tengah, ini.
Pembelajaran Bahasa Sunda
Laura Moane tidak hanya belajar kosakata, tetapi juga memahami berbagai dialek bahasa Sunda. Proses pembelajaran ini dilakukan secara intensif agar ia mampu memainkan perannya dengan baik. Ia menjelaskan bahwa setiap kata dan kalimat harus dikuasai agar dapat memberikan performa yang maksimal.
Pemain Pendukung yang Beragam
Di samping Laura Moane, film ‘Sunda Emperor’ juga menampilkan aktor dan aktris ternama seperti Bilal Fadh dan Maghara Adipura. Selain itu, ada juga kreator konten asal Sunda seperti Vansa Be, Itings Meledax, dan Yujeng Hensem yang turut serta dalam proyek ini.
Sinopsis Film ‘Sunda Emperor’
Angling Sagaran, yang juga bertindak sebagai produser, sutradara, dan penulis naskah, menjelaskan bahwa film ‘Sunda Emperor’ bercerita tentang pemuda oportunis yang mengetahui bahwa dirinya adalah keturunan Raja Sunda. Cerita ini diharapkan mampu menyentuh hati penonton dan memberikan pesan penting tentang identitas dan warisan budaya.
Tujuan Film yang Inovatif
Lewat film ini, Angling ingin membuktikan bahwa film berbahasa daerah bisa dikemas modern dan relevan untuk anak muda. Dengan menggabungkan elemen drama, komedi, dan petualangan, film ini diharapkan mampu menarik perhatian berbagai kalangan.
Penayangan Film di Tahun 2026
Film ‘Sunda Emperor’ yang menampilkan keindahan panorama alam Sukabumi ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada tahun 2026. Penayangan ini diharapkan menjadi momen penting dalam industri perfilman Indonesia, khususnya dalam mendukung pengembangan film berbahasa daerah.




