Lebaran Tanpa Vidi: Harry Kiss Kenang Takbiran Putranya

Momen Idul Fitri Penuh Haru: Suara Merdu Vidi Aldiano Menggema di Ingatan Keluarga

Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, membawa nuansa yang sangat berbeda bagi keluarga besar almarhum Vidi Aldiano. Dua pekan setelah kepergian sang musisi, suasana duka masih terasa begitu kental, membalut setiap sudut rumah dan hati keluarga yang ditinggalkan. Di tengah kesedihan mendalam tersebut, sebuah momen menyentuh hati hadir melalui unggahan ayah Vidi, Harry Kiss, di akun Instagram pribadinya.

Video yang dibagikan tersebut menampilkan Vidi Aldiano, yang kini telah tiada, tengah melantunkan takbir dengan suara merdunya. Takbir tersebut diiringi petikan gitar yang syahdu dari sang adik, Vadi Akbar. Keduanya tampak kompak mengenakan kemeja bergaris senada, menciptakan visual yang harmonis sekaligus mengharukan. Video itu diakhiri dengan senyum tipis ke arah kamera, sebuah kenangan manis yang kini menjadi pengobat rindu.

Di dalam video tersebut, tertulis sebuah keterangan sederhana namun penuh makna: “Takbiran merdu Vidi – Vadi.” Sementara itu, pada keterangan unggahan di media sosial, Harry Kiss menuliskan kalimat yang menggugah emosi, “Vidi, suaramu masih menggema, sampai akhir masa.”

Reaksi Warganet: Terharu, Merinding, dan Rindu

Unggahan yang dibagikan oleh Harry Kiss ini seketika menarik perhatian luas dari warganet. Banyak yang mengaku terharu hingga merinding saat mendengar kembali alunan takbir dari almarhum Vidi Aldiano. Komentar-komentar yang membanjiri unggahan tersebut mencerminkan betapa besar rasa kehilangan dan kekaguman publik terhadap sosok Vidi.

  • “Mohon maaf lahir batin Om, merinding banget dengerin takbir almarhum Kak Vidi,” tulis seorang warganet, mengungkapkan perasaannya yang campur aduk.
  • “Masya Allah suara almarhum Vidi bikin merinding dan nangis,” timpal warganet lainnya, tak kuasa menahan air mata.
  • “Enggak bakal ada yang gantiin suara merdunya kak Vidi,” tegas seorang netizen, menegaskan betapa unik dan tak tergantikannya talenta Vidi.

Tradisi Lebaran yang Kini Berbeda

Selain melantunkan takbir, momen Idul Fitri kali ini juga mengingatkan warganet pada tradisi Lebaran keluarga Vidi yang selalu dinantikan setiap tahun. Beberapa warganet mengenang kebiasaan keluarga Vidi yang selalu memiliki tema unik untuk foto Lebaran mereka, sebuah tradisi yang biasanya digagas oleh almarhum Vidi sendiri.

  • “Oh iya Om, hari ini pasti masak sop buntut kacang merah untuk Sheila, kan?” tanya seorang warganet, merujuk pada hidangan favorit Vidi dan sang kekasih, Sheila Dara. Pertanyaan ini menunjukkan betapa dekatnya Vidi dengan orang-orang terkasihnya, hingga kebiasaan kecil pun diingat.
  • “Yang selalu ditunggu tema foto Lebaran,” komentar warganet lain, menyoroti kreativitas Vidi dalam menciptakan momen kebersamaan keluarga.

Komentar-komentar mengenai tradisi ini mendapat balasan langsung dari Harry Kiss. Ia mengaku merasa bingung dalam menentukan konsep untuk tahun ini, mengingat sosok yang biasanya menjadi penggagas ide kreatif tersebut telah tiada. “Bingung, enggak ada ide kreatif. Tukang idenya sudah meninggal,” jawabnya dengan nada pilu, yang semakin menambah rasa haru bagi siapa pun yang membacanya.

Sebelumnya, Harry Kiss juga sempat mengungkapkan bahwa Vidi adalah sosok sentral di balik berbagai tradisi keluarga, termasuk konsep foto Lebaran yang selalu menarik perhatian. Setiap tahun, foto keluarga mereka dikenal unik dengan tema-tema yang beragam dan penuh imajinasi, mulai dari karakter pahlawan super seperti Avengers hingga serial robot populer seperti Power Rangers.

“Itu biasanya ditunggu sama teman-teman Vidi. Tapi saya enggak tahu tahun ini temanya apa, ada ide enggak? Tema-tema itu biasanya Vidi yang atur,” ungkap Harry Kiss saat ditemui awak media beberapa waktu lalu, menggambarkan betapa besar peran Vidi dalam dinamika keluarga.

Kilas Balik Kehidupan Vidi Aldiano

Sebagai informasi, Vidi Aldiano meninggal dunia pada 7 Maret 2026, pukul 16.33 WIB, di usianya yang ke-35 tahun. Kepergiannya menyisakan duka mendalam setelah ia berjuang melawan kanker ginjal stadium 3 selama tujuh tahun. Ia dimakamkan keesokan harinya, 8 Maret 2026, di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Sejak kepergian putra sulungnya, Harry Kiss tidak henti-hentinya membagikan kenangan dan cerita tentang kebaikan Vidi semasa hidup. Salah satu cerita yang mengharukan adalah aksi Shireen Sungkar yang disebut mewakafkan sumur di kawasan Gunungkidul, Yogyakarta, atas nama Vidi Aldiano. Tindakan tersebut menjadi bukti nyata betapa banyak kebaikan yang telah ditabur Vidi, dan bagaimana kebaikannya terus dikenang dan dilanjutkan oleh orang-orang di sekitarnya. Momen Idul Fitri kali ini, meski diliputi kesedihan, juga menjadi pengingat akan warisan cinta dan kebaikan yang ditinggalkan oleh Vidi Aldiano.

Pos terkait