Maia Estianty: Siap Jadi Nenek Funky Sambut Cucu Pertama

Maia Estianty Sambut Babak Baru: Menjelang Kehadiran Cucu Pertama

Kehidupan Maia Estianty akan segera memasuki babak baru yang penuh kebahagiaan. Tak lama lagi, ia akan menyandang status sebagai seorang nenek, menyambut cucu pertamanya yang kehadirannya dinantikan. Momen istimewa ini datang dari putra sulungnya, Al Ghazali, yang bersama sang istri, Alyssa Daguise, tengah menantikan kelahiran buah hati mereka. Kehamilan Alyssa menjadi sorotan dan membawa sukacita mendalam bagi seluruh keluarga besar Maia.

Belum lama ini, pasangan Al Ghazali dan Alyssa Daguise telah menggelar acara syukuran tujuh bulanan. Acara tersebut merupakan tradisi yang menandakan usia kehamilan Alyssa yang semakin matang dan semakin dekatnya momen persalinan. Perayaan ini menjadi bukti bahwa kehadiran anggota keluarga baru semakin dekat dan disambut dengan penuh suka cita.

Menjelang kelahiran cucu pertamanya, Maia Estianty tak bisa menyembunyikan rasa antusiasme dan kebahagiaannya. Ia mengaku merasakan perubahan fase kehidupan yang signifikan. Di usianya yang kini memasuki 50 tahun, peran sebagai seorang nenek menjadi babak baru yang ia jalani.

“Tentunya senang karena memang kayak ini kan pecah telur ya, insyaallah doain aja ya selamat sampai melahirkan,” ujar Maia. “Rasanya teman-teman seangkatan aku sudah mulai menjadi fase yang baru, apalagi aku baru masuk 50 tahun ya fasenya adalah jadi nenek kan.”

Namun, Maia memiliki pandangan tersendiri mengenai perannya sebagai nenek. Ia bertekad untuk menjadi nenek yang modern dan penuh semangat. “Tapi harus nenek yang muda, nenek yang funky. Jadi fasenya adalah happy karena kan menyambut anggota keluarga yang baik,” tambahnya dengan senyum.

Selain berbagi perasaan, Maia juga mengungkapkan bahwa ia dan sang suami telah menyiapkan panggilan khusus untuk cucu mereka kelak. Panggilan ini telah disepakati bersama dan memiliki makna tersendiri.

“Panggilan khusus udah aku siapin, panggilannya Oda sama Odi,” ungkap Maia. “Jadi Opa Daddy dan Oma Bunda, jadi kalau bingung-bingung Odading.” Nama-nama panggilan yang unik ini mencerminkan kehangatan dan keceriaan yang ingin ia hadirkan dalam interaksinya dengan sang cucu.

Terkait dengan pemilihan nama sang calon cucu, Maia Estianty memilih untuk tidak ikut campur. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan Al Ghazali dan Alyssa Daguise sebagai orang tua.

“Kalau nama biarkan menjadi orang tua yang tahu namanya, biasanya kita akan kasih bocoran namanya seminggu atau 10 hari setelah melahirkan,” ucapnya. Sikap ini menunjukkan rasa hormat dan kepercayaannya terhadap keputusan Al dan Alyssa dalam menjalankan peran mereka sebagai orang tua.

Maia juga menyinggung mengenai keputusannya untuk tidak ingin mengetahui detail lain seperti jenis kelamin bayi sejak awal. Ia berpendapat bahwa di usianya yang sekarang, ia tidak lagi berada dalam posisi untuk mengatur kehidupan anak-anaknya.

“Kita enggak mau tahu, dan seperti gender reveal kemarin, kita penasaran tapi biarkan menjadi hak orang tua karena udah bukan lagi di kapasitasku untuk ngatur anak-anak,” katanya. Penekanannya pada “hak orang tua” menunjukkan pemahamannya akan dinamika keluarga modern.

Sebagai ibu dari tiga anak, Maia Estianty kini lebih memilih untuk berperan sebagai pendukung utama bagi setiap keputusan anak-anaknya. Ia merasa perannya sebagai orang tua adalah memberikan kepercayaan penuh dan menunggu keputusan terbaik yang diambil oleh anak-anaknya.

“Udah hak nya Alyssa sama Al mau dibocorin namanya atau gendernya jadi itu udah kembali sama anak-anak. Sebagai orang tua cuman tunggu apa maunya anak,” tutupnya dengan tegas. Sikap ini mencerminkan kedewasaan dan bijaksana dalam mengawal perjalanan hidup anak-anaknya yang kini telah berkeluarga. Kehadiran cucu pertama tentu akan menjadi pengalaman baru yang memperkaya kehidupan Maia Estianty.

Pos terkait