Marc Klok: Satu Tim Buat Persib Tak Nyaman Juara, Bukan Persija

Persib Bandung Menghadapi Kompetisi Ketat di Super League 2025/2026

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, mengakui bahwa persaingan untuk meraih gelar juara Super League 2025/2026 masih berjalan sangat ketat. Saat ini, Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan koleksi 61 poin. Namun, persaingan tidak terasa jauh karena Borneo FC hanya tertinggal empat poin dan Persija Jakarta juga terus menunjukkan ancaman.

Pekan ini, Pesut Etam berhasil meraih kemenangan sementara Macan Kemayoran harus menerima kekalahan dari Bhayangkara FC. Dengan delapan pertandingan yang tersisa, ini menjadi momen penting bagi Maung Bandung untuk menunjukkan mental juara mereka. Kehilangan tiga poin akan membuat jarak antara Persib dengan pesaingnya semakin tipis, sehingga tekanan di dalam tim semakin tinggi.

Klok menjelaskan bahwa pertandingan di sisa musim ini akan sangat menentukan. Menurutnya, laga-laga ini akan menjadi pertandingan berat dengan misi wajib menang demi ambisi menjadi juara. Dengan penampilan sebelumnya, Maung Bandung memiliki peluang untuk melanjutkan tren positif.

“Kami memiliki delapan pertandingan lagi sekarang untuk pergi menghadapinya, delapan laga final,” ujar Marc Klok.

Evaluasi dan Fokus pada Pertandingan Berikutnya

Pemain berusia 32 tahun tersebut melanjutkan bahwa mereka sudah mulai melihat kondisi tim-tim yang berpotensi menjadi ancaman. Borneo dan Persija adalah dua tim yang bisa saja mengambil alih posisi Persib di klasemen. Hal ini membuat pasukan Bojan Hodak tidak boleh kehilangan fokus untuk pertandingan ke depan.

Kesempatan menjadi juara yang besar harus dimanfaatkan dengan baik, dan mereka dituntut untuk berjuang lebih keras. “Kami punya jarak poin lebih besar sekarang dengan Persija, tetapi Borneo masih dekat. Jadi kami benar-benar harus tetap fokus. Setiap pertandingan adalah final,” tegasnya.

Strategi dan Target Tim

Selain itu, Klok menyadari bahwa evaluasi akan terus dilakukan agar permainan mereka bisa semakin membaik. Menurutnya, hal tersebut cukup wajar karena sejak awal target Persib memang menjadi juara. Selanjutnya, mereka hanya bisa fokus dan terus berjuang mendapatkan tiga poin demi mendapatkan gelar juara tiga kali secara beruntun.

Dua gelar sebelumnya menjadi bukti bahwa mereka selalu bisa menjaga konsistensi sebagai tim terbaik. “Setiap permainan adalah langkah lain ke arah ke mana kami ingin pergi. Jadi kami harus tetap sangat fokus, hanya melihat diri kami sendiri dan memberikan segalanya,” tutupnya.

Pos terkait