Perbandingan Kategori MotoGP antara Senna Agius dan Pembalap Lain
Senna Agius, pembalap asal Australia, mengungkapkan perbandingan antara kategori Moto2 dan Moto3 dalam MotoGP. Ia membandingkan kategori Moto2 yang diikuti oleh Mario Aji dengan kelas Veda Ega Pratama di Moto3. Dari dua kategori tersebut, Agius menilai bahwa Moto2 adalah kategori yang paling berat persaingannya.
Klaim ini bukan datang dari pengalamannya sendiri sebagai pembalap Moto2, tetapi karena alasan yang kemudian menjadi sorotan. Menurutnya, jarak waktu antar pembalap di kategori Moto2 sangat tipis. Hal ini membuat setiap kesalahan kecil bisa berdampak besar bagi posisi pembalap.
Di sisi lain, jarak antar pembalap di kategori Moto3 dinilai lebih besar oleh Agius. Ia menjelaskan bahwa perbedaan waktu antar pembalap di kategori tersebut cukup signifikan, terutama secara rata-rata.
“Kategori Moto2 adalah yang paling berat,” ujarnya. “Anda bisa melihatnya dari jarak waktu antar pembalap yang tidak terlalu jauh.”
“Sekarang, Moto3 memiliki jarak yang cukup jauh, khususnya secara rata-rata. Moto2 adalah kategori dengan jarak waktu paling sedikit. Sepeda motor yang digunakan juga sama.”
“Saat Anda membuat kesalahan, atau salah sepersekian detik dalam pengereman, maka Anda bisa kehilangan banyak waktu. Kemudian, tiba-tiba Anda sudah gagal lolos Q2 dan berada di posisi 20-an,” tambahnya.
Agius baru saja meraih hasil luar biasa dalam Moto2 Amerika 2026 beberapa waktu lalu. Sebagai pembalap Intact GP, ia berhasil keluar sebagai juara setelah start dari posisi kelima. Kemenangan ini terasa spesial baginya karena trek yang dihadapi cukup sulit.
Selain itu, Agius sebenarnya dalam tren yang kurang baik setelah dua balapan sebelumnya. “Sejak dulu, sirkuit ini bukanlah trek yang mudah bagi saya,” katanya.
“Ditambah lagi, saya datang ke sini usai mendapatkan hasil yang kurang bagus (di Brasil). Oleh karena itu, saya berusaha untuk membalikkan keadaan.”
“Ia berusaha untuk sangat fokus. Di sisi lain, bersama tim saya mencoba membuka sesuatu yang bisa mengeluarkan kekuatan saya.”
“Akhirnya, saya bisa menunjukkan apa yang bisa saya lakukan. Hal itu juga sangat penting bagi diri saya sendiri,” tambahnya.
Kesimpulan
Dari pengalaman dan penilaian Senna Agius, Moto2 terbukti menjadi kategori yang paling ketat dan menantang dibandingkan Moto3. Jarak waktu yang tipis antar pembalap memaksa setiap pembalap untuk selalu berhati-hati dan fokus. Meskipun demikian, Agius berhasil membuktikan kemampuannya dengan meraih kemenangan yang luar biasa di Moto2 Amerika 2026, meski dalam kondisi yang tidak ideal. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa meskipun ada tantangan, semangat dan kerja keras dapat mengubah situasi.





