Mayora Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Kelola Sampah Plastik IKN

PT Mayora Indah Tbk, melalui Mayora Grup, secara konsisten memperkuat komitmennya terhadap prinsip ekonomi sirkular sebagai pilar utama strategi keberlanjutan bisnisnya. Langkah terbaru yang diambil oleh perusahaan ini adalah memperluas jangkauan kolaborasi dalam pengelolaan sampah plastik, khususnya di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Inisiatif ini merupakan bagian integral dari program Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional (GESN) yang telah aktif berjalan sejak tahun 2021.

Fokus utama dari GESN adalah pada pengumpulan dan daur ulang botol plastik jenis polyethylene terephthalate (PET) yang telah habis masa pakainya oleh konsumen. Tunky Natanael, selaku Sustainability Director Mayora Grup, menekankan pentingnya penguatan ekosistem daur ulang ini sebagai elemen krusial dalam menjaga keberlanjutan rantai pasok produk sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan yang timbul dari aktivitas konsumsi.

“Mayora Grup tidak hanya berorientasi pada pengembangan produk unggulan, tetapi juga sangat peduli terhadap kelestarian lingkungan. Melalui GESN, kami berupaya membangun sebuah ekosistem kolaborasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem pengumpulan dan proses daur ulang plastik PET secara efektif,” ujar Tunky dalam sebuah pernyataan resmi.

Jejak Langkah Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional (GESN)

Sejak pertama kali diluncurkan dan dilaksanakan selama lebih dari lima tahun, GESN telah menunjukkan hasil yang signifikan. Program ini berhasil mengumpulkan lebih dari 50.000 ton botol plastik PET pascakonsumsi. Keberhasilan ini tidak lepas dari partisipasi puluhan mitra, baik dari sektor formal maupun informal, yang tersebar di berbagai wilayah di seluruh Indonesia.

Material plastik PET yang berhasil dikumpulkan kemudian diproses lebih lanjut di fasilitas daur ulang milik Mayora Grup, yang bernama PT Bumi Indus Padma Jaya. Di fasilitas inilah, botol-botol plastik tersebut diubah menjadi recycled polyethylene terephthalate (rPET). Produk rPET ini memiliki nilai tambah yang tinggi karena dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku dalam pembuatan berbagai macam produk. Jangkauan aplikasinya sangat luas, mulai dari pembuatan botol air minum dalam kemasan (AMDK) yang baru, hingga produk-produk bernilai tinggi lainnya seperti tekstil dan alas kaki.

Dukungan untuk Pengelolaan Sampah di IKN

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada tahun 2026, Mayora Grup menunjukkan dukungannya terhadap upaya pengelolaan sampah di IKN dengan menyalurkan sejumlah fasilitas penting. Dua unit mesin Reverse Vending Machine (RVM) khusus untuk botol plastik PET telah diserahkan, bersama dengan beberapa unit tempat sampah terpilah.

Penyediaan infrastruktur ini dirancang untuk mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih baik di kawasan IKN. Tunky menjelaskan bahwa tujuan utama dari penyediaan fasilitas ini adalah untuk mendorong masyarakat agar melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Selain itu, inisiatif ini juga diharapkan dapat meningkatkan tingkat pengumpulan material yang dapat didaur ulang.

“Kami memiliki visi untuk membangun sebuah ekosistem yang terintegrasi secara menyeluruh, di mana sampah plastik yang terkumpul dapat kembali masuk ke dalam rantai produksi sebagai sumber bahan baku yang berharga,” tegas Tunky.

Kemitraan Strategis untuk Memperluas Dampak

Untuk memaksimalkan jangkauan dan efektivitas program GESN, Mayora Grup menjalin kemitraan strategis dengan Plastic Pay. Kolaborasi ini dinilai sangat krusial dalam upaya meningkatkan volume pengumpulan botol PET pascakonsumsi secara lebih masif. Kemitraan ini menjadi kunci penting untuk memperluas jangkauan penerapan sistem ekonomi sirkular tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga secara nasional.

Ke depannya, Mayora Grup memiliki target ambisius untuk terus memperluas jalinan kolaborasi. Perusahaan berencana untuk menggandeng lebih banyak pemerintah daerah dan juga sektor swasta lainnya. Tujuannya adalah untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah yang berbasis pada prinsip ekonomi sirkular. Langkah ini sejalan dengan tren pertumbuhan konsumsi produk kemasan yang terus meningkat di dalam negeri.

Melalui sinergi yang berkelanjutan dan terencana, Mayora Grup berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar lagi dalam upaya mengurangi jumlah limbah plastik. Selain itu, inisiatif ini juga diharapkan dapat secara aktif mendorong terciptanya ekosistem lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

“Kami percaya bahwa dengan adanya sinergi yang kuat dan berkelanjutan, industri dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengurangi permasalahan limbah plastik. Lebih dari itu, kami juga berharap dapat mendorong terwujudnya lingkungan yang lebih lestari,” pungkas Tunky.

Pos terkait