Mendagri Tito Sindir 44 Bupati: Tanya Gus Irawan Jika Tak Paham Bencana

Bupati Tapanuli Selatan Tuai Pujian Atas Kinerja Pemulihan Pascabencana

BATANGTORU – Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menuai apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, atas dedikasinya dalam upaya pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera Utara. Tapanuli Selatan secara khusus diakui sebagai kabupaten pertama di Sumatera Utara yang berhasil menyelesaikan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga yang terdampak banjir bandang.

Upaya pemulihan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memberikan solusi permanen bagi para korban bencana. Keberhasilan ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga mencerminkan efektivitas koordinasi dan kepemimpinan yang responsif.

Ribuan Hunian Tetap Dibangun Melalui Kolaborasi

Dari total 227 unit hunian tetap yang direncanakan, sebanyak 120 unit kini telah siap dihuni oleh warga Batangtoru. Pembangunan huntap ini berlokasi strategis di Dusun Taman Sari, Batangtoru, sebuah area yang diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi para penghuninya.

Yang lebih membanggakan, pembangunan hunian tetap di Batangtoru ini tidak menggunakan anggaran pemerintah. Inisiatif ini murni merupakan hasil dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang diinisiasi oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga non-pemerintah ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi dapat mempercepat pemulihan pascabencana dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.

Peresmian huntap ini turut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. Dalam sambutannya, Maruarar Sirait secara khusus memberikan pujian atas kinerja Bupati Gus Irawan dalam mempercepat proses pembangunan huntap. Ia bahkan meminta Bupati Gus Irawan untuk berbagi kiat-kiat suksesnya dalam memimpin upaya pemulihan ini.

“Kalau ditanya kata kuncinya, karena ada orang baik yang mau membantu kami, jadi tunjukkan respons yang lebih baik lagi,” ujar Bupati Gus Irawan menanggapi pertanyaan Menteri Maruarar Sirait. Pernyataan ini menekankan pentingnya peran serta berbagai pihak, termasuk individu dan organisasi yang memiliki niat baik untuk berkontribusi dalam penanggulangan bencana.

Koordinasi Intensif dan Dukungan Pusat

Bupati Gus Irawan juga mengungkapkan bahwa pada masa-masa awal penanganan bencana, ia secara konsisten menjalin komunikasi dengan Menteri Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Komunikasi intensif ini berfokus pada percepatan pemulihan pascabencana di Tapanuli Selatan.

“Pak Mendagri setiap pertemuan juga mengingatkan soal data warga. Ini yang kami lakukan. Tapsel sudah mendapatkan semua fasilitas yang disiapkan negara,” jelas Bupati Gus Irawan. Komitmen untuk menyediakan data yang akurat dan lengkap menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat.

Mendagri Apresiasi Kinerja Bupati Tapsel, Ingatkan Bupati Lain

Tidak hanya Menteri Perumahan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga memberikan apresiasi mendalam kepada Bupati Gus Irawan Pasaribu. Pujian ini diberikan atas kelengkapan data bantuan yang diajukan, yang dinilai berhasil tersalurkan dengan baik kepada warga korban banjir di Batangtoru.

“Ini semua karena data yang diajukan Pak Bupati ke kami lengkap. Saya sangat berterima kasih,” ungkap Mendagri Tito Karnavian. Ketelitian dan ketepatan dalam penyusunan data menjadi faktor krusial dalam memastikan bantuan dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan.

Lebih lanjut, Mendagri Tito Karnavian memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan “sentilan” kepada 44 bupati lainnya yang wilayahnya juga terdampak bencana di Sumatera Utara. Ia mendorong para bupati tersebut untuk mencontoh kinerja Bupati Gus Irawan dalam melengkapi data warga korban bencana.

“Kepada 44 bupati lagi, tolonglah cepat data by name by address. Kalau tidak tahu, tanya Pak Gus Irawan bagaimana caranya. Makin cepat kami terima data, semakin cepat bantuannya tersalurkan,” tegas Tito Karnavian. Imbauan ini menekankan urgensi penyampaian data yang akurat dan tepat waktu sebagai prasyarat utama agar bantuan dari pemerintah pusat dapat segera sampai ke tangan para korban.

Upaya pemulihan pascabencana ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang proaktif, kolaborasi yang kuat, dan administrasi yang tertib merupakan pilar penting dalam menghadapi dan memulihkan diri dari dampak bencana alam. Keberhasilan Tapanuli Selatan dalam membangun huntap secara mandiri dan cepat menjadi inspirasi bagi daerah lain yang juga tengah berjuang memulihkan diri dari musibah.

Pos terkait