Inter Miami Tertahan Imbang Tanpa Gol Melawan Charlotte FC Akibat Absennya Lionel Messi
Kembalinya kompetisi Major League Soccer (MLS) musim 2026 di akhir pekan ini menyajikan sejumlah pertandingan menarik, salah satunya adalah duel antara Charlotte FC dan Inter Miami. Pertandingan yang berlangsung di Bank of America Stadium pada Minggu (15/3/2026) pagi WIB ini berakhir tanpa gol, menyisakan rasa frustrasi bagi tim tamu.
Strategi Rotasi Pemain dan Dampaknya
Inter Miami, yang dikenal dengan skuad bertabur bintang, kali ini harus tampil tanpa dua pemain kunci mereka asal Argentina: Lionel Messi dan Rodrigo De Paul. Pelatih Javier Mascherano memutuskan untuk memberikan istirahat kepada kedua pemain tersebut, sebuah langkah strategis yang ternyata berdampak signifikan pada performa tim di lapangan. Absennya Messi, khususnya, terlihat sangat memengaruhi kreativitas dan alur serangan Inter Miami.
Babak Pertama: Dominasi Charlotte, Kesulitan Miami
Sejak peluit tanda dimulainya pertandingan dibunyikan, Charlotte FC langsung mengambil inisiatif untuk tampil dominan. Mereka nyaris membuka keunggulan di menit ke-11 melalui sepakan jarak dekat Ashley Westwood, yang menerima umpan matang dari Liel Abada.
Sementara itu, Inter Miami terlihat kesulitan untuk membangun serangan yang efektif. Hingga setengah jam pertandingan, peluang mencetak gol yang mereka dapatkan sangat minim. Kombinasi antara Luis Suarez dan Daniel Pinter belum mampu menembus solidnya pertahanan Charlotte FC. Baru pada menit ke-34, Inter Miami berhasil menciptakan peluang pertamanya melalui sontekan Ian Fray di dalam kotak penalti.
Satu menit sebelum jeda, Charlotte kembali mengancam gawang Inter Miami. Tembakan dari Abada berhasil digagalkan oleh kiper Rocco Rios Novo. Hingga babak pertama usai, skor kacamata 0-0 bertahan, menunjukkan kedua tim bermain sama kuat namun minim penyelesaian akhir yang tajam.
Babak Kedua: Ancaman Beruntun dari Zaha, Peluang Terbatas Miami
Memasuki paruh kedua, Charlotte FC melanjutkan dominasi menyerangnya. Tak lama setelah kick-off, Wilfried Zaha hampir saja mencetak gol pembuka melalui tembakan jarak jauhnya yang masih dapat diamankan oleh Rios Novo. Zaha kembali menjadi momok bagi pertahanan Inter Miami dengan serangkaian ancaman di menit ke-63, baik melalui tendangan maupun sundulan.
Inter Miami baru bisa mendapatkan peluang yang berarti jelang akhir babak kedua, tepatnya di menit ke-79. Pemain pengganti, German Berterame, melepaskan sundulan setelah menyambut umpan silang dari Pinter. Meskipun bola sempat memantul sebelum mengarah ke gawang, kiper Charlotte, Kristijan Kahlina, berhasil menepisnya.
Kontroversi dan Akhir Laga Tanpa Gol
Menjelang berakhirnya pertandingan, Javier Mascherano harus menyaksikan timnya dari tribun setelah diusir oleh wasit akibat protes keras dari pinggir lapangan. Kehilangan arahan dari pelatih di menit-menit krusial ini menambah tantangan bagi Inter Miami.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang berhasil tercipta dari kedua kubu. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 0-0. Tambahan satu poin membuat Inter Miami mengoleksi total 7 poin dari 4 pertandingan, menempatkan mereka di posisi ketiga klasemen Wilayah Timur.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Charlotte FC (4-3-3):
1-Kristijan Kahlina; 14-Nathan Byrne, 44-Morrison Agyemang, 3-Tim Ream, 15-Harry Toffolo; 13-Brandt Bronico, 8-Ashley Westwood, 16-Pep Biel; 11-Liel Abada, 9-Idan Gorno, 10-Wilfried Zaha.
Pelatih: Dean Smith.Inter Miami (4-4-2):
34-Rocco Rios Novo; 17-Ian Fray, 2-Gonzalo Lujan, 32-Noah Allen, 3-Sergio Reguilon; 24-Mateo Silvetti, 41-David Ochoa, 22-David Ayala, 20-Santiago Morales; 56-Daniel Pinter, 9-Luis Suarez.
Pelatih: Javier Mascherano.




