Mudik-Balik 1.000 KM Lebih Naik Daihatsu Sirion, Irit Tembus 20 km/l
Mudik-Balik 1.000 KM Lebih Naik Daihatsu Sirion, Irit Tembus 20 km/l
Daihatsu Sirion merupakan salah satu mobil hatchback yang menawarkan konsumsi bahan bakar yang irit. Pada musim mudik, konsumsinya bisa mencapai lebih dari 20 km per liter.
Berbagai keunggulan yang dimiliki oleh Daihatsu Sirion membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi pengguna. Harganya tidak terlalu mahal dibandingkan dengan model LCGC dan hatchback kecil lainnya. Model termurahnya dijual mulai dari Rp 236,35 juta.
Spesifikasi yang dimiliki oleh Daihatsu Sirion juga mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan hatchback LCGC sebelumnya. Terutama pada bagian mesin yang lebih potensial. Meskipun mesinnya tidak sebesar Yaris atau City Hatchback, Daihatsu Sirion dilengkapi dengan mesin empat silinder berkapasitas 1.329 cc Dual VVT-i yang telah tersertifikasi EEV di Malaysia.
Di Indonesia, mesin 1NR-VE ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 95 PS dan torsi 120 Nm.

Dengan kombinasi transmisi D-CVT, Daihatsu Sirion menawarkan konsumsi bahan bakar yang irit. Hasil tes menunjukkan bahwa konsumsinya adalah 15,4 km/l untuk rute dalam kota, 23,1 km/l untuk rute kombinasi, dan 21,5 km/l untuk rute tol.
Namun, pada musim mudik Lebaran tahun lalu (17–23 Maret), Daihatsu Sirion diuji dalam perjalanan jarak jauh dari Jakarta ke Semarang dan Yogyakarta. Total jarak yang ditempuh mencapai 1.183 kilometer, termasuk perjalanan di dalam kota Yogyakarta dan Ungaran serta tol Trans Jawa.
Tentu saja, skenario yang digunakan dalam perjalanan ini sangat berbeda dengan uji coba standar. Mobil diisi oleh tiga penumpang dan barang ketika berangkat, dan kembali dengan empat orang penumpang plus barang.

Untuk keamanan, empat ban Daihatsu Sirion disesuaikan dengan standar pabrikan yaitu 31 PSI rata-rata, serta mobil dikemudikan dengan kecepatan rata-rata 60–70 km/jam.
Hasilnya, ketika berangkat, kami mencatat konsumsi BBM sebesar 22 km/l saat melaju di Tol Trans Jawa. Namun, ketika sampai di Semarang dengan jalan yang menanjak, konsumsi BBM turun menjadi 21,8 km/l.
Selanjutnya, ketika melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta, tol seksi Ungaran Bawen yang menanjak membuat rata-rata konsumsi turun hingga 21,1 km/l. Pada akhir perjalanan kembali ke Jakarta, konsumsi yang tercatat pada MID adalah 20,8 km/l.
Keunggulan Daihatsu Sirion dalam Perjalanan Jarak Jauh
Daihatsu Sirion memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya cocok untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik. Berikut beberapa faktor utama yang memengaruhi konsumsi BBM dan kenyamanan berkendara:
- Mesin yang efisien: Mesin 1.329 cc Dual VVT-i memberikan performa yang cukup baik tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar.
- Transmisi D-CVT: Memungkinkan mobil berjalan dengan lancar dan hemat bahan bakar.
- Kenyamanan berkendara: Kursi yang nyaman dan desain interior yang ergonomis membuat perjalanan lebih menyenangkan.
- Keselamatan: Ban yang sesuai standar dan sistem pengereman yang andal menjaga keselamatan selama perjalanan.
Tips Mengoptimalkan Konsumsi BBM
Agar konsumsi bahan bakar tetap optimal, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
- Pengemudi yang stabil: Menghindari akselerasi dan pengereman mendadak dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar.
- Perawatan rutin: Pastikan mesin dan ban dalam kondisi baik untuk menghindari pemborosan bahan bakar.
- Pemakaian AC secukupnya: Penggunaan AC yang berlebihan dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar.
- Perjalanan yang terencana: Rencanakan rute perjalanan agar tidak terjebak kemacetan yang dapat memperburuk konsumsi bahan bakar.
Kesimpulan
Daihatsu Sirion membuktikan bahwa mobil hatchback dapat menjadi pilihan yang ideal untuk perjalanan jarak jauh. Dengan konsumsi BBM yang irit dan kenyamanan yang memadai, mobil ini layak dipertimbangkan sebagai kendaraan mudik. Dengan perawatan yang tepat dan pengemudi yang bijak, Daihatsu Sirion dapat memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan sekaligus hemat bahan bakar.





