Persiapan Timnas Futsal Thailand Menghadapi Pertandingan Kritis
Pelatih kepala Timnas Futsal Thailand, Rakphon Sai Netnam, menunjukkan sikap waspada menjelang pertandingan penting mereka melawan Vietnam dalam ajang ASEAN Futsal Championship 2026. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi tim asal negara gajah putih tersebut.
ASEAN Futsal Championship 2026 telah memulai laga pertamanya pada Senin (6/4/2026). Sebagai tuan rumah, Thailand tergabung di Grup A bersama dengan Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar. Sementara itu, Grup B dihuni oleh Timnas Futsal Indonesia, Malaysia, Australia, dan Brunei.
Di laga pembuka, Thailand dan Vietnam sama-sama meraih kemenangan. Thailand berhasil mengalahkan Timor Leste dengan skor 4-1, sedangkan Vietnam mencatat kemenangan telak dengan skor 4-0 atas Myanmar. Meskipun keduanya memiliki poin yang sama, yaitu 3 poin, Thailand tertinggal dari Vietnam dalam peringkat dua teratas klasemen Grup A karena kalah selisih gol.
Setelah kemenangan atas Timor Leste, Rakphon Sai Netnam menyatakan bahwa tiga poin pertama sangat penting bagi timnya. Namun, ia juga menilai bahwa ada beberapa hal yang perlu dievaluasi untuk meninjau kesalahan yang terjadi selama pertandingan.
“Pemenangan tiga poin pertama itu bagus,” ujar Rakphon Sai Netnam. “Namun, di babak kedua, kami tidak bermain bagus, hampir seperti tim yang berbeda dibandingkan babak pertama.”
Ia menambahkan bahwa seluruh tim perlu meninjau kesalahan yang terjadi. “Performa kami di babak kedua tidak bagus, kami perlu melakukan penyesuaian dan meningkatkan level tim, serta mengatasi mentalitas para pemain.” Ia juga menyebut bahwa para pemain sendiri sudah menyadari hal ini, meskipun demikian, mereka tetap senang telah mengamankan tiga poin.
Mengenai gol yang dicetak oleh Timor Leste di babak kedua, Rakphon Sai Netnam mengatakan bahwa timnya sempat membaik setelah melakukan penyesuaian taktik. Namun, penyesuaian tersebut masih belum cukup membuatnya puas.
“Setelah kebobolan gol, saya terutama mencoba untuk meningkatkan moral para pemain,” ujarnya. “Ada beberapa penyesuaian taktik, tetapi tidak banyak. Setelah itu, tim sedikit membaik, tetapi masih belum cukup untuk memuaskan saya.”
Selanjutnya, Thailand akan menghadapi Myanmar pada hari Selasa (7 April), sebelum memasuki pertandingan krusial melawan Vietnam pada hari Kamis (9 April) di partai terakhir fase grup.
Menjelang dua pertandingan yang akan datang, Rakphon Sai Netnam merasa bahwa Timor Leste bisa menciptakan laga yang menarik melawan dua lawan berikutnya, yaitu Vietnam dan Myanmar. Oleh karena itu, ia berharap timnya juga bisa tampil lebih baik di dua laga tersisa.
“Grup kami memiliki banyak tim kuat,” ucap Rakphon Sai Netnam. “Saya pikir Timor Leste sangat mampu menciptakan pertandingan yang menarik melawan dua lawan lainnya.”
Ia menegaskan bahwa dengan dua pertandingan berikutnya melawan Myanmar dan Vietnam, Thailand harus bermain sebaik mungkin. “Seluruh tim akan kembali menganalisis, memperbaiki kesalahan, dan bermain lebih baik dari hari ini.”
Strategi dan Evaluasi Timnas Futsal Thailand
Berikut adalah beberapa langkah yang dilakukan oleh pelatih Rakphon Sai Netnam untuk meningkatkan performa tim:
- Pelatih menekankan pentingnya evaluasi pasca-pertandingan untuk mengidentifikasi kesalahan.
- Penyesuaian taktik dilakukan setelah kebobolan gol, namun masih dinilai kurang optimal.
- Peningkatan mentalitas pemain menjadi fokus utama untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
- Tim diharapkan dapat bermain lebih konsisten dan meningkatkan performa secara keseluruhan.
Dengan persiapan yang matang, Timnas Futsal Thailand berharap bisa menunjukkan penampilan yang lebih baik dalam pertandingan mendatang, terutama saat menghadapi Vietnam yang dianggap sebagai lawan tangguh.





