—
Persebaya Surabaya menutup musim Super League 2025/2026 dengan kemenangan telak 5-0 atas Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/5/2026). Meski meraih kemenangan besar dan finis empat besar dengan 58 poin, momen yang menjadi sorotan justru terjadi saat Ernando Ari memberikan pelukan hangat kepada Andhika Ramadhani. Momen ini memicu spekulasi tentang masa depan sang kiper cadangan utama Persebaya.
Pelukan tersebut terjadi setelah pertandingan usai Ernando Ari mendekati Andhika Ramadhani di pinggir lapangan. Tampaknya, suasana sangat emosional dan langsung membuat banyak orang berspekulasi mengenai alasan kepergiannya dari klub.
Kenapa Andhika Ramadhani Tidak Masuk Daftar Susunan Pemain?
Andhika Ramadhani tidak masuk dalam daftar susunan pemain saat Persebaya Surabaya menghadapi Persik Kediri. Padahal, dalam delapan pertandingan terakhir, ia selalu menjadi starter ketika Ernando Ari absen. Namun, dalam laga pamungkas musim ini, posisi kiper cadangan justru ditempati oleh Adre Arido.
Hal ini memunculkan pertanyaan besar dari para penggemar Persebaya, atau Bonek, mengenai keberadaan Andhika. Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari klub mengenai alasan absennya kiper berusia 27 tahun tersebut.
Persik Kediri Disebut Mulai Bergerak
Kabar tentang ketertarikan Persik Kediri terhadap Andhika Ramadhani sudah beredar sejak beberapa waktu lalu. Salah satu akun sepak bola nasional, @transferliga1dan2, menyebut bahwa kiper Persebaya Surabaya tersebut masuk dalam radar Persik Kediri untuk direkrut pada musim depan.
Unggahan tersebut juga mencantumkan statistik Andhika sepanjang musim ini bersama Persebaya. Dari 11 pertandingan yang dimainkan, ia mencatat delapan kebobolan dan tujuh clean sheet. Catatan ini tergolong impresif untuk ukuran kiper pelapis di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari kedua belah pihak, tanda-tanda mulai muncul bahwa kemungkinan besar Andhika akan meninggalkan Persebaya.
Kontrak Segera Habis, Andhika Bisa Pergi Gratis
Faktor kontrak menjadi alasan lain yang memperkuat rumor hengkangnya Andhika. Kontrak sang pemain bersama Persebaya Surabaya akan berakhir pada 30 Juni 2026. Artinya, jika tidak ada kesepakatan perpanjangan kontrak, Andhika bisa berstatus bebas transfer.
Ini membuat banyak klub mulai memantau situasinya. Persik Kediri, yang disebut membutuhkan tambahan kekuatan di sektor penjaga gawang, diyakini tertarik untuk merekrutnya. Selain itu, status bebas transfer menjadi keuntungan bagi klub peminat karena tidak perlu mengeluarkan biaya transfer.
Pelukan Ernando Ari Jadi Sorotan Bonek
Di tengah spekulasi transfer, pelukan Ernando Ari dan Andhika Ramadhani menjadi bahan pembicaraan suporter. Banyak Bonek menganggap adegan tersebut sebagai kode perpisahan di akhir musim.
Apalagi suasana selepas pertandingan terasa emosional karena menjadi laga terakhir Super League 2025/2026. Para pemain saling memberikan penghormatan satu sama lain di hadapan ribuan pendukung yang memadati stadion.
Ernando Ari dan Andhika Ramadhani dikenal memiliki hubungan dekat meski bersaing untuk posisi inti. Keduanya sering saling mendukung saat salah satu mendapat kesempatan bermain.
Jika benar hengkang, Persebaya Surabaya akan kehilangan pelapis berkualitas di posisi penjaga gawang. Statistik tujuh clean sheet dari 11 laga menunjukkan kontribusinya cukup penting saat dipercaya tampil.
Di sisi lain, kepindahan ke Persik Kediri bisa menjadi peluang besar bagi Andhika untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak. Pada usia 27 tahun, kesempatan menjadi kiper utama tentu menjadi pertimbangan penting dalam kariernya.
Saat ini, publik hanya tinggal menunggu keputusan resmi dari Persebaya Surabaya maupun Andhika Ramadhani. Pelukan hangat di akhir laga kontra Persik Kediri mungkin saja menjadi salam perpisahan yang belum sempat terucap.






