Program Jum’at Berbagi: Transformasi Ibadah Individual Menjadi Kepedulian Sosial Kolektif
BAZNAS Provinsi Banten menggelar acara soft launching program Jum’at Berbagi yang bertajuk “Transformasi Ibadah Individual Menuju Kepedulian Sosial Kolektif melalui ZIS” pada Jumat, 10 April 2026. Acara ini digelar di SMKN 4 Pandeglang dan menjadi langkah awal dalam memperkuat peran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebagai gerakan bersama yang tidak hanya bersifat individual, tetapi juga mendorong kepedulian sosial secara kolektif, khususnya di lingkungan pendidikan.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Wakil Gubernur Banten yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Kurnia Satriawan, Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Rina Dewiyanti, serta jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Banten. Mereka terdiri dari Ketua Wawan Wahyuddin, Wakil Ketua I Rachmat Halim, Wakil Ketua II Fery Hasanudin, dan Kepala Pelaksana Yani Hudayani. Selain itu, hadir pula para pengawas dan kepala SMA, SMK, dan SKH se-Kabupaten Pandeglang, Kepala KCD Provinsi Banten Wilayah Pandeglang Dede Ruhyati, serta Kepala SMKN 4 Pandeglang Susila.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyuddin, menekankan pentingnya menjadikan ZIS sebagai instrumen perubahan, terutama bagi generasi muda. Ia menyampaikan bahwa kesalehan sejati adalah ketika keberadaan kita memberikan dampak bagi orang lain. “Jum’at Berbagi adalah latihan nyata untuk mengubah empati menjadi aksi kolektif,” ujarnya.
Program Jum’at Berbagi dirancang untuk menjadi budaya positif di lingkungan sekolah. Tujuan utamanya adalah agar siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Banten berupaya membangun karakter generasi muda yang peduli, empatik, dan aktif berkontribusi dalam membantu sesama.
Tujuan dan Visi Program Jum’at Berbagi
Program Jum’at Berbagi memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
- Meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
- Membentuk sikap empati dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
- Mendorong partisipasi aktif siswa dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
- Membangun budaya gotong royong dan kerja sama dalam lingkungan pendidikan.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat peran BAZNAS dalam mendorong transformasi ibadah individual menjadi kepedulian sosial kolektif. Dengan adanya program ini, diharapkan akan tercipta komunitas yang lebih solid dan saling mendukung.
Partisipasi dan Dukungan dari Berbagai Pihak
Partisipasi dari berbagai pihak sangat penting dalam suksesnya program Jum’at Berbagi. Tidak hanya dari BAZNAS Provinsi Banten, tetapi juga dari instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas. Dukungan ini menunjukkan bahwa program ini memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat.
Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh siswa dan masyarakat dalam mendukung program ini antara lain:
- Mengikuti kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh BAZNAS.
- Menyumbangkan waktu dan tenaga untuk membantu sesama.
- Membagikan informasi tentang program Jum’at Berbagi kepada teman dan keluarga.
Kesimpulan
Program Jum’at Berbagi merupakan inisiatif penting yang bertujuan untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap zakat, infak, dan sedekah. Dengan fokus pada generasi muda, program ini berupaya menciptakan perubahan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat menjadi contoh nyata dalam mewujudkan kepedulian sosial kolektif.





