Perbaikan Jembatan yang Rusak Parah di Kapuas Hulu
Jembatan penghubung antara Desa Nanga Tepuai dan Desa Landau Kumpang, Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu, mengalami kerusakan yang sangat parah. Akibatnya, jembatan ini menjadi ancaman bagi keselamatan warga yang setiap hari melintasinya untuk bekerja, pergi ke kebun, atau anak-anak yang berangkat ke sekolah.
Kondisi jembatan yang rusak membuat masyarakat setempat merasa khawatir. Sebelumnya, keluhan tentang kerusakan jembatan ini sudah disampaikan oleh warga kepada pemerintah daerah maupun anggota DPRD. Namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjut nyata dari pihak terkait.
Tokoh masyarakat Desa Landau Kumpang, Abdul Salim, menyampaikan bahwa jembatan ini merupakan satu-satunya akses utama menuju ibu kota Kecamatan Hulu Gurung. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah segera melakukan rehabilitasi total terhadap jembatan tersebut.
Abdul Salim juga mengucapkan apresiasi kepada anggota Koramil 1206-14 Hulu Gurung yang telah membantu memperbaiki jembatan secara darurat. Meskipun perbaikan tersebut hanya bersifat sementara, ia merasa senang karena adanya bantuan dari TNI.
TNI Turun Tangan untuk Bantu Warga
Menindaklanjuti keluhan warga dan melihat kondisi jembatan yang rusak parah, Koramil 1206-14 Hulu Gurung langsung bertindak cepat dengan melakukan perbaikan darurat. Perbaikan dilakukan bersama warga setempat secara gotong royong pada Minggu, 24 Mei 2026.
Danramil 1206-14 Hulu Gurung, Peltu Didik Riyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat. Menurutnya, jembatan ini sangat penting bagi aktivitas warga, sehingga perlu segera diperbaiki agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman.
“Kondisi jembatan rusak parah dan membahayakan pengguna jalan, terutama masyarakat yang setiap hari melintas untuk bekerja, menuju kebun, maupun anak-anak yang berangkat ke sekolah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa jembatan ini adalah akses vital bagi masyarakat. Oleh karena itu, perbaikan harus segera dilakukan untuk menghindari risiko kecelakaan.
Masyarakat Berharap Perbaikan Jangka Panjang
Meskipun perbaikan darurat telah dilakukan, masyarakat tetap berharap pemerintah segera melakukan rehabilitasi total terhadap jembatan tersebut. Hal ini diperlukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga dalam beraktivitas sehari-hari.
Selain itu, warga juga berharap pemerintah lebih responsif terhadap keluhan mereka. Dengan adanya perhatian yang lebih besar dari pihak berwenang, diharapkan tidak ada lagi jembatan yang rusak parah tanpa penanganan yang tepat.
Perbaikan jembatan ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara TNI dan masyarakat bisa memberikan dampak positif. Dengan semangat gotong royong, masyarakat bisa saling membantu dalam menghadapi tantangan yang ada.
Kesimpulan
Kerusakan jembatan di Kapuas Hulu menjadi perhatian serius bagi warga setempat. Meskipun TNI telah turun tangan untuk perbaikan darurat, masyarakat tetap berharap adanya solusi jangka panjang. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan jembatan tersebut bisa segera pulih dan kembali berfungsi sebagai akses vital.






