Pengemudi Paham, Ban Mobil Getar Setelah Parkir Lama

Masalah yang Sering Terjadi Saat Mobil Terlalu Lama Tidak Digunakan

Sebagian pengemudi pasti pernah merasakan keanehan saat mobil terparkir dalam waktu lama. Salah satu tanda yang sering muncul adalah ban yang bergetar ketika pertama kali diajak melaju. Perasaan ini bisa menjadi indikasi adanya kerusakan pada ban, yaitu flat spot.

Flat spot adalah kondisi di mana permukaan ban mengalami deformasi atau perubahan bentuk, sehingga tidak lagi bulat sempurna. Menurut Fachrul Rozi, Product Marketing Manager Michelin Indonesia, ban yang terlalu lama diam dengan beban kendaraan akan mengalami tekanan statis pada satu titik. Hal ini bisa menyebabkan flat spot, yang kemudian akan terasa getaran saat mobil digunakan kembali, terutama di awal perjalanan.

Penyebab dan Dampak Flat Spot

Kondisi flat spot umumnya terjadi pada mobil yang jarang digunakan, seperti mobil kedua, mobil koleksi, atau kendaraan yang hanya digunakan pada momen tertentu. Meski flat spot bisa bersifat sementara, kondisi ini juga bisa menjadi permanen jika dibiarkan terlalu lama.

Pada kasus ringan, getaran akibat flat spot biasanya akan hilang setelah kendaraan digunakan beberapa kilometer. Hal ini karena struktur ban kembali “relaksasi” seiring perputaran dan panas yang dihasilkan selama berkendara. Namun, jika kondisi sudah parah, bentuk ban bisa sulit kembali normal. Akibatnya, kenyamanan berkendara terganggu dan dalam jangka panjang dapat memengaruhi komponen lain seperti suspensi.

Cara Mencegah Flat Spot

Untuk mencegah flat spot, Fachrul Rozi menyarankan agar mobil tetap digunakan secara berkala, meski hanya dalam jarak dekat. “Sebaiknya kendaraan digunakan minimal dua pekan sekali. Tujuannya agar posisi tapak ban berubah dan struktur karet tidak terus-menerus tertekan di satu titik,” ujarnya.

Selain itu, menjaga tekanan angin ban tetap sesuai rekomendasi juga penting untuk mengurangi risiko deformasi. Ban dengan tekanan kurang akan lebih mudah mengalami perubahan bentuk saat menopang beban dalam waktu lama.

Sebagai langkah tambahan, pemilik kendaraan juga bisa menggeser posisi mobil secara berkala jika memang tidak memungkinkan untuk digunakan di jalan. Cara ini dinilai cukup efektif untuk mendistribusikan beban ke bagian ban yang berbeda.

Kesimpulan

Dengan perawatan sederhana tersebut, risiko kerusakan ban akibat mobil terlalu lama diam bisa diminimalkan, sekaligus menjaga kenyamanan dan keselamatan saat kendaraan kembali digunakan. Pemahaman tentang flat spot dan cara pencegahannya sangat penting bagi para pemilik kendaraan, terutama yang jarang menggunakan mobil mereka. Dengan langkah-langkah sederhana, kekhawatiran terhadap kondisi ban dapat dihindari.

Pos terkait