
Pengusaha buah-buahan di Pasar Gede Hardjonagoro Solo, Jawa Tengah, merasakan dampak positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sugeng, seorang pedagang yang telah menjual buah selama 24 tahun di pasar tersebut, mengungkapkan bahwa salah satu jenis buah yang paling diminati oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk MBG adalah melon.
“MBG membeli banyak di sini. Yang paling laris adalah melon,” kata Sugeng saat diwawancara.

Menurut Sugeng, buah-buahan yang ia jual berasal langsung dari para petani di berbagai daerah seperti Jombang, Boyolali, dan Madiun. Ia menyebutkan bahwa dalam sehari, rata-rata 2 hingga 4 ton melon terjual dari lapaknya. Ia menilai, sejak adanya program MBG, ada peningkatan signifikan dalam ekonomi para pedagang dan petani.
“Ada peningkatan. Harga mulai bagus,” ujarnya.

Sugeng mengaku sangat senang dengan keberadaan program MBG dan berharap agar program ini dapat terus berlanjut. Menurutnya, manfaat MBG tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga memberikan keuntungan bagi para petani.
“Enaknya dilanjut. Mungkin petani hidupnya agak meningkat karena harganya juga bagus. Ada peningkatan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada pihak yang terlibat dalam program ini.
“Makasih Pak Prabowo. Kalau sudah ada MBG petani juga ikut senang, penjual ikut senang, semua ikut senang,” tutupnya.

Dampak Positif Program MBG bagi Ekonomi Daerah
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian para pelaku usaha pertanian dan perdagangan. Salah satu contohnya adalah Sugeng, pedagang buah di Pasar Gede Hardjonagoro Solo.
Berikut beberapa dampak positif yang dirasakan oleh para pelaku usaha akibat program MBG:
- Peningkatan permintaan buah
- Sejak program MBG dimulai, permintaan buah-buahan meningkat secara signifikan.
Melon menjadi salah satu buah yang paling diminati oleh SPPG.
Peningkatan pendapatan
- Pedagang buah seperti Sugeng mengaku mendapatkan penghasilan yang lebih baik.
Rata-rata penjualan melon mencapai 2 hingga 4 ton per hari.
Kenaikan harga buah
- Harga buah yang awalnya tidak stabil kini mulai stabil dan bahkan meningkat.
Hal ini memberikan keuntungan bagi para petani dan pedagang.
Dukungan untuk petani
- Para petani juga merasakan manfaat dari program ini.
- Kenaikan harga buah membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.
Harapan Masyarakat terhadap Berkelanjutan Program MBG
Sugeng, sebagai salah satu pelaku usaha di pasar, menyampaikan harapan agar program MBG dapat terus berlangsung. Ia menilai bahwa program ini tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat.
Beberapa alasan mengapa Sugeng berharap program ini terus berlanjut:
- Keberlanjutan ekonomi
- Penurunan harga buah bisa membuat pedagang kesulitan.
Program MBG membantu menjaga harga agar tetap stabil.
Kesejahteraan petani
- Petani merasa lebih tenang karena permintaan buah tetap tinggi.
Harga yang stabil memungkinkan petani merencanakan produksi dengan lebih baik.
Kepuasan masyarakat
- Program ini memberikan akses makanan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan.
- Keberlanjutan program akan memastikan bahwa manfaatnya terus dirasakan.
Kesimpulan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah membuktikan manfaatnya bagi masyarakat, khususnya dalam hal kesehatan dan ekonomi. Dari pengalaman Sugeng, terlihat bahwa program ini memberikan dampak positif yang nyata, baik bagi pedagang maupun petani. Dengan berkelanjutan program ini, diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.





