Persebaya Surabaya: Catatan Kandang yang Menginspirasi dan Harapan untuk Laga Mendatang
Persebaya Surabaya terus menunjukkan performa yang mengesankan di kandang sendiri. Rekor tak terkalahkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi sumber optimisme besar bagi para pendukung setia, Bonek dan Bonita, menjelang pertandingan krusial melawan Bhayangkara FC yang dijadwalkan pada Sabtu, 14 Februari. Kepercayaan diri ini bukan tanpa alasan. Para pendukung berharap tim kesayangan mereka tidak hanya meraih kemenangan, tetapi juga memberikan “kado” spesial bagi Paul Munster, pelatih Bhayangkara FC, yang musim lalu pernah menjadi bagian dari keluarga besar Persebaya, julukan lain dari tim berjuluk Green Force.
Optimisme ini sangat terkait erat dengan kinerja apik staf kepelatihan di bawah komando Bernardo Tavares. Sejak periode tertentu, Persebaya belum pernah merasakan kekalahan saat bermain di hadapan ribuan suporternya yang memenuhi GBT. Catatan impresif ini dimulai setelah kekalahan tipis 0-1 dari PSIM Yogyakarta pada 8 Agustus 2025.
Sejak momen tersebut, GBT seolah menjadi benteng pertahanan yang kokoh bagi Persebaya. Beberapa pertandingan kandang yang memperlihatkan dominasi Green Force antara lain kemenangan telak 5-2 atas Bali United pada 23 Agustus 2025, dan kemenangan tipis 1-0 atas Semen Padang pada 19 September 2025.
Namun, rekor sempurna ini sempat terhenti sejenak ketika Persebaya harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor 1-3 pada 18 Oktober 2025. Meski demikian, kekalahan tersebut tidak mematahkan semangat juang tim. Persebaya segera bangkit dan kembali menunjukkan taringnya di GBT.
Rentetan hasil positif kembali diraih. Persebaya berhasil menggilas Persis Solo dengan skor 2-1 pada 2 November 2025. Kemudian, mereka meraih hasil imbang 1-1 melawan Arema FC pada 22 November 2025. Seminggu kemudian, pada 20 Desember 2025, Persebaya kembali bermain imbang 2-2 dengan Borneo FC. Pesta gol kembali terjadi saat mereka menang telak 4-0 atas Persijap Jepara pada 28 Desember 2025, menutup tahun 2025 dengan performa gemilang di kandang.
Memasuki tahun 2026, kebangkitan Green Force semakin terasa. Persebaya kembali meraih kemenangan 2-1 atas Malut United pada 10 Januari 2026. Namun, tren imbang kembali mewarnai laga kandang mereka dengan skor 1-1 melawan Dewa United pada 1 Februari 2026. Pertandingan melawan Dewa United ini menjadi laga kandang terakhir Persebaya sebelum menjamu skuad asuhan Paul Munster.
Jika dirangkum, hingga pekan ke-20, Persebaya telah memainkan total sepuluh pertandingan kandang. Dari jumlah tersebut, mereka berhasil mengoleksi 5 kemenangan, 3 hasil imbang, dan hanya menelan 2 kekalahan.
Fakta ini menjadi modal berharga bagi Bonek dan Bonita untuk meyakini bahwa Bruno Moreira dan kawan-kawan akan melanjutkan tren positif di GBT. Meskipun demikian, tidak sedikit pula suara dari Bonek yang menginginkan agar performa di laga kandang bisa lebih impresif lagi. Ada harapan agar kemenangan tidak hanya diraih di laga tandang.
Beberapa komentar dari Bonek di media sosial mencerminkan berbagai pandangan:
- “Main away terus wae Ben menangan. Nak main Ng kandang seri terus.” (Artinya: Main tandang terus biar menang. Kalau main di kandang seri terus.)
- “Jgn terlalu jumawa lur, next match sik akeh, tetep konsisten dukung psby…s1nyal WANI.” (Artinya: Jangan terlalu sombong, kawan, pertandingan berikutnya masih banyak, tetap konsisten dukung Persebaya…Sinyal berani.)
- “GAK ONOK ALASAN GAK BUDAL NRIBUN.” (Artinya: Tidak ada alasan untuk tidak datang ke tribun.)
- “Lwan bhayangkara tanggal 14 kan??? Akan menjadi 14x persebaya tak terkalahkan.” (Artinya: Melawan Bhayangkara tanggal 14 kan??? Akan menjadi kemenangan ke-14 Persebaya tanpa terkalahkan.)
Perdebatan dan harapan dari para pendukung ini menunjukkan betapa besarnya antusiasme dan harapan yang disematkan pada setiap pertandingan kandang Persebaya. Pertandingan melawan Bhayangkara FC tidak hanya menjadi ajang pembuktian performa, tetapi juga menjadi momen emosional bagi banyak pihak, termasuk para penggemar yang memiliki ikatan kuat dengan sejarah klub.





