Persebaya Surabaya Dihadapkan Pada Ujian Berat Jelang Laga Kontra Bhayangkara FC
Surabaya, Indonesia – Menjelang pertandingan krusial pekan ke-21 melawan Bhayangkara FC yang dijadwalkan pada 14 Februari, Persebaya Surabaya tengah menghadapi situasi yang kurang ideal. Kabar kurang sedap menghampiri tim berjuluk “The Green Force” karena dua pemain kunci mereka terancam absen. Hilangnya kekuatan tambahan ini berpotensi memengaruhi performa tim di lapangan hijau.
Dua pemain yang berisiko tidak dapat diturunkan adalah andalan di lini depan, yaitu Malik Risaldi dan Mihailo Perovic. Malik dilaporkan mengalami cedera paha, sementara Perovic menderita cedera kepala.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyatakan bahwa nasib kedua pemain tersebut masih belum pasti. “Kami belum tahu apakah mereka akan absen atau bisa bermain. Mari kita lihat dalam beberapa hari ke depan apakah mereka bisa pulih atau tidak,” ujar Tavares pada 12 Februari 2026.
Meskipun Persebaya secara umum masih membutuhkan peningkatan dalam jumlah gol, kedua pemain ini secara konsisten menjadi tulang punggung tim dalam setiap pertandingan. Mihailo Perovic telah tampil sebanyak 18 kali dengan catatan empat gol. Sementara itu, Malik Risaldi telah bermain dalam 20 pertandingan, berhasil menyumbangkan satu gol dan dua assist. Kontribusi mereka, baik dalam mencetak gol maupun menciptakan peluang, sangat berharga bagi tim.
Situasi cedera ini memaksa Bernardo Tavares untuk memutar otak dalam menyusun strategi. Jika Malik Risaldi dipastikan absen, lini depan Persebaya diprediksi akan diisi oleh trio Bruno Moreira, Gali Freitas, dan Francisco Rivera. Dalam skema ini, posisi gelandang serang yang biasanya ditempati Francisco Rivera dapat diisi oleh Pedro Matos, yang akan memberikan dimensi berbeda dalam serangan tim.
Persebaya memiliki catatan pertemuan yang cukup menarik dengan Bhayangkara FC. Pada pertemuan pertama musim ini yang berlangsung di Lampung, Persebaya berhasil mencuri satu poin dari tuan rumah. Gol pembuka dari Catur Pamungkas sempat membawa keunggulan, namun berhasil disamakan oleh Dendi Sulistyawan menjelang akhir pertandingan. Hasil imbang tersebut menunjukkan bahwa kedua tim memiliki potensi untuk saling mengalahkan.
Menghadapi Bhayangkara FC di kandang sendiri pada akhir pekan ini, Persebaya Surabaya memiliki motivasi ganda. Jika mampu meraih poin penuh, tim kebanggaan Bonek ini akan memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi 14 pertandingan berturut-turut. Catatan ini akan menjadi rekor tersendiri, menjadikannya sebagai rentetan terpanjang tanpa kekalahan di Super League musim 2025/2026.
Analisis Strategi dan Potensi Line-up
Absennya Malik Risaldi dan Mihailo Perovic tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi staf pelatih Persebaya.
* Lini Depan Tanpa Malik dan Perovic:
* Perkiraan trio penyerang: Bruno Moreira, Gali Freitas, dan Francisco Rivera. Ketiga pemain ini memiliki kecepatan dan kemampuan individu yang mumpuni untuk membongkar pertahanan lawan. Bruno Moreira dan Gali Freitas dikenal dengan kecepatan lari dan dribbling mereka, sementara Francisco Rivera memiliki visi bermain dan kemampuan tendangan jarak jauh yang bisa menjadi senjata mematikan.
* Dampak pada kreativitas: Kehilangan Perovic yang menjadi sumber gol utama dan Malik yang seringkali membuka ruang, akan membutuhkan peran lebih besar dari gelandang serang dan pemain sayap lainnya untuk menciptakan peluang.
* Peran Gelandang Serang:
* Jika Francisco Rivera digeser ke lini depan, posisi gelandang serang bisa diisi oleh Pedro Matos. Matos memiliki karakteristik bermain yang berbeda, mungkin lebih mengandalkan kekuatan fisik dan kemampuan duel bola. Adaptasinya dengan peran baru ini akan menjadi kunci.
* Alternatif lain bisa saja muncul, seperti menggeser pemain lain atau menggunakan formasi yang sedikit berbeda untuk menjaga keseimbangan tim.
* Soliditas Pertahanan:
* Meskipun fokus pada lini depan, keseimbangan tim tetap krusial. Absennya dua penyerang utama mungkin akan membuat Persebaya sedikit lebih berhati-hati dalam menyerang dan memastikan lini pertahanan tetap solid.
* Peran pemain bertahan dan gelandang bertahan akan semakin penting untuk meredam serangan balik Bhayangkara FC.
Pentingnya Pertandingan Melawan Bhayangkara FC
Pertandingan melawan Bhayangkara FC bukan sekadar perebutan tiga poin. Ini adalah kesempatan bagi Persebaya untuk:
* Memperpanjang Rekor Tak Terkalahkan: Melanjutkan tren positif akan meningkatkan moral tim dan kepercayaan diri pemain.
* Menjaga Momentum: Di tengah persaingan ketat di liga, menjaga momentum kemenangan sangat penting untuk bersaing di papan atas.
* Menguji Kedalaman Skuad: Absennya pemain kunci menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad Persebaya. Seberapa baik para pemain pengganti bisa mengisi kekosongan akan menunjukkan kekuatan tim secara keseluruhan.
* Membuktikan Kualitas: Kemenangan atas Bhayangkara FC, bahkan dengan kondisi skuad yang tidak ideal, akan menjadi bukti bahwa Persebaya memiliki kedalaman dan kualitas untuk bersaing di level tertinggi.
Para pendukung Persebaya, Bonek, akan tetap memberikan dukungan penuh, berharap tim kesayangan mereka mampu mengatasi segala rintangan dan meraih hasil positif di pertandingan kandang ini. Persebaya dituntut untuk menunjukkan determinasi dan semangat juang tinggi, meskipun dihadapkan pada cobaan cedera pemain-pemain pentingnya.




