Persebaya Terancam Tanpa Duo Penyerang Lawan Bhayangkara

Persebaya Surabaya Terancam Kehilangan Duet Maut Jelang Hadapi Bhayangkara Presisi FC

Persebaya Surabaya kembali dihadapkan pada ujian untuk melanjutkan tren positif mereka di kompetisi mendatang. Menjelang pertandingan kandang melawan Bhayangkara Presisi FC yang dijadwalkan pada Sabtu, 14 Februari, tim asuhan Bernardo Tavares ini berpotensi kehilangan dua penyerang andalan mereka, yaitu Malik Risaldi dan Mihailo Perovic.

Pelatih Bernardo Tavares saat ini masih menunggu kepastian mengenai kondisi kedua pemain kunci tersebut. Malik Risaldi dilaporkan mengalami cedera pada bagian paha, sementara Mihailo Perovic mengalami cedera di kepala. Ketidakpastian ini tentu menjadi perhatian serius bagi tim berjuluk Green Force ini dalam meracik strategi menghadapi tim tamu.

“Kami belum tahu apakah mereka akan absen atau bisa bermain. Mari kita lihat dalam beberapa hari ke depan apakah mereka bisa pulih atau tidak,” ujar Tavares, mengindikasikan bahwa keputusan akhir akan sangat bergantung pada perkembangan medis kedua pemain.

Meskipun kontribusi gol Malik dan Perovic musim ini mungkin tidak tergolong sangat produktif jika hanya diukur dari jumlah gol, peran mereka dalam menjaga ritme serangan dan membuka ruang bagi rekan-rekan setimnya sangatlah krusial. Malik Risaldi, misalnya, telah tampil dalam 20 pertandingan musim ini, mencetak satu gol dan memberikan dua assist. Sementara itu, Mihailo Perovic telah bermain sebanyak 18 kali dan berhasil menyumbangkan empat gol. Kehilangan kedua pemain ini tentu akan memengaruhi dinamika serangan Persebaya.

Francisco Rivera Sebagai Alternatif Lini Depan

Jika kedua penyerang tersebut dipastikan tidak dapat diturunkan, ada kemungkinan besar Francisco Rivera akan didorong untuk mengisi posisi penyerang. Pengalaman Rivera bermain di posisi tersebut sudah terbukti ketika Persebaya berhasil mengalahkan Bali United. Pemain asal Meksiko ini menunjukkan kemampuannya yang mumpuni untuk beradaptasi dan bermain efektif di lini depan.

Keberhasilan Rivera dalam pertandingan melawan Bali United semakin memperkuat argumennya untuk ditempatkan sebagai penyerang. Ia bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik atau man of the match dalam laga tersebut, sebuah pengakuan atas performanya yang gemilang saat dimainkan di posisi yang berbeda dari biasanya.

Berdasarkan data dari Sofascore, saat menghadapi Bali United, Rivera mendapatkan rating 7,3. Dalam pertandingan tersebut, ia tidak hanya mencetak satu assist, tetapi juga berhasil menciptakan satu peluang emas dan memberikan lima umpan kunci yang membahayakan pertahanan lawan.

Selain itu, kontribusi mantan pemain Madura United ini juga terlihat dari statistik lainnya. Ia mencatatkan satu umpan crossing yang akurat, dengan persentase akurasi operan keseluruhan mencapai 71 persen. Rinciannya, 65 persen operan akuratnya terjadi di area lawan, sementara 100 persen operan di area sendiri berhasil diselesaikan dengan baik. Angka-angka ini menunjukkan bahwa Rivera memiliki kemampuan mendistribusikan bola yang baik dan dapat diandalkan dalam membangun serangan dari berbagai lini.

Potensi Absen Pemain Lain dan Fokus Evaluasi

Terkait dengan kondisi pemain lainnya, Tavares belum bisa memberikan kepastian apakah hanya Malik dan Perovic yang akan absen. Ia memperkirakan ada kemungkinan pemain lain yang juga harus menepi saat menghadapi Bhayangkara Presisi FC, mengingat jadwal padat dan intensitas pertandingan yang tinggi.

“Kami tidak tahu berapa banyak pemain yang akan kami miliki, tapi kami berharap mereka bisa pulih,” ujar Tavares penuh harap.

Sementara itu, terkait dengan persiapan tim menghadapi Bhayangkara Presisi FC, pelatih yang juga mantan nahkoda PSM Makassar ini menyatakan akan melakukan evaluasi mendalam terhadap beberapa kekurangan yang terlihat saat Persebaya melumat Bali United pada pekan sebelumnya. Fokus evaluasi ini bertujuan untuk meminimalisir kesalahan dan meningkatkan performa tim secara keseluruhan.

“Kami akan mengerjakan beberapa hal yang kami anggap penting, hal-hal yang kami lakukan kurang baik pada pertandingan terakhir, yang kami rasa perlu kami tingkatkan sebagai tim,” tegasnya.

Saat ini, Persebaya Surabaya menempati posisi kelima dalam klasemen sementara dengan mengumpulkan 35 poin dari 20 pertandingan yang telah dilakoni. Sementara itu, Bhayangkara FC yang akan menjadi lawan mereka berada di posisi kesepuluh dengan raihan 26 poin dari jumlah pertandingan yang sama. Pertarungan ini diprediksi akan menjadi pertandingan menarik, di mana Persebaya berupaya menjaga momentum positifnya, sementara Bhayangkara FC akan berusaha bangkit dan memperbaiki posisinya di klasemen.

Pos terkait