jateng. JEPARA – Persijap Jepara bermain imbang 0-0 saat menghadapi Persik Kediri pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (6/4). Hasil ini terasa krusial bagi Persijap yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi.
Persik sebenarnya sempat membuka keunggulan lewat aksi Jose Enrique di menit ke-28. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit melihat tayangan VAR dan menyatakan terjadi offside lebih dulu. Pada menit ke-57, Persik mendapat hadiah penalti setelah pemain Persijap melakukan handsball di kotak terlarang. Namun kiper Persijap, Sendri Johansyah, tampil gemilang dengan menepis eksekusi Jose Enrique menggunakan kaki. Skor 0-0 pun bertahan hingga laga selesai.
Evaluasi Pelatih
Pelatih Persijap Mario Lemos mengakui timnya tidak tampil maksimal, tetapi tetap bersyukur dengan tambahan satu poin. “Kami tidak tampil seperti biasanya. Namun, kami bersyukur bisa dapat poin meski tidak sesuai target, yakni tiga poin,” ujarnya.
Hasil ini memperpanjang tren positif Persijap menjadi lima laga tanpa kekalahan, dengan rincian satu kemenangan dan empat hasil imbang. Tambahan satu poin membuat Persijap kini mengoleksi 22 poin dan bertengger di peringkat ke-14 klasemen sementara.
Persaingan di Papan Bawah
Persaingan di papan bawah pun makin panas. PSM Makassar di posisi ke-13 mengoleksi 25 poin, hanya terpaut tiga angka. Sementara Persis Solo (21 poin), Madura United FC dan Semen Padang FC (20 poin), hingga PSBS Biak (18 poin) terus mengintai.
“Persaingan sangat ketat. Satu laga saja bisa mengubah posisi. Makanya kita sangat butuh poin demi poin,” tegas Lemos.
Tren Kehadiran Tim di Liga
Persijap Jepara terus berupaya untuk meningkatkan performa mereka dalam beberapa pertandingan terakhir. Meskipun belum mampu meraih kemenangan besar, hasil imbang yang diraih dalam beberapa laga terakhir memberikan harapan bahwa tim bisa terus berkembang.
Beberapa faktor yang memengaruhi kinerja Persijap antara lain kondisi fisik pemain, strategi pelatih, dan kepercayaan diri di lapangan. Dengan adanya peningkatan konsistensi, Persijap memiliki peluang untuk naik ke posisi yang lebih baik dalam klasemen.
Strategi dan Perencanaan Masa Depan
Dalam beberapa minggu ke depan, pelatih Mario Lemos akan fokus pada perbaikan strategi dan peningkatan intensitas latihan. Fokus utama adalah meningkatkan kemampuan serangan serta memperkuat pertahanan agar bisa mencuri poin di laga-laga berikutnya.
Selain itu, manajemen klub juga sedang mempertimbangkan rencana transfer pemain baru yang bisa memberikan dorongan tambahan kepada tim. Pemain yang direkrut harus mampu beradaptasi dengan gaya bermain Persijap dan siap berkompetisi di level yang lebih tinggi.
Komentar Penggemar
Para penggemar Persijap Jepara tampaknya masih optimis dengan perkembangan tim. Meskipun belum mencapai target kemenangan, hasil imbang yang diraih menunjukkan bahwa tim sedang dalam proses perbaikan.
Banyak penggemar yang berharap agar Persijap bisa mempertahankan momentum ini dan terus menunjukkan performa yang lebih baik di laga-laga berikutnya. Mereka juga berharap bisa melihat peningkatan signifikan dalam kualitas permainan dan kompetitifitas tim.
Kesimpulan
Meskipun hasil imbang 0-0 melawan Persik Kediri tidak sepenuhnya memenuhi ekspektasi, namun hal ini menjadi langkah penting bagi Persijap Jepara dalam upaya menjauh dari zona degradasi. Dengan semangat yang tinggi dan strategi yang tepat, tim bisa terus berkembang dan meraih hasil yang lebih baik di masa depan.





