Xiaomi Auto Kembali Menguasai Pasar Otomotif Global dengan SU7
Xiaomi Auto kembali menunjukkan kekuatannya di pasar otomotif global melalui pencapaian terbaru dari lini sedan listrik andalan mereka, SU7. Sang pendiri sekaligus CEO Xiaomi, Lei Jun, secara resmi mengumumkan bahwa pesanan pasti (locked orders) untuk model SU7 terbaru telah mencapai angka 40.000 unit, sebuah pencapaian yang memperkuat posisi merek teknologi ini sebagai pemain utama di industri otomotif Tiongkok.
Keberhasilan ini didukung oleh laporan pengiriman yang sangat impresif pada bulan Maret 2026, di mana total unit yang dikirim melebihi 20.000 kendaraan. Khusus untuk model SU7, lebih dari 7.000 unit berhasil dikirim ke tangan konsumen hanya dalam waktu sembilan hari sejak pengiriman perdana dimulai pada 23 Maret. Hal ini menandai awal yang kuat bagi ekspansi otomotif Xiaomi.
Strategi Penguatan Manajemen dan Tim Penjualan Kelas Dunia
Untuk menjaga momentum pertumbuhan dan tidak hanya bergantung pada loyalitas “Mi Fans”, Xiaomi Auto melakukan langkah strategis dengan memperkuat jajaran manajemen penjualannya. Pada Maret 2026, perusahaan berhasil merekrut Kong Yanshuang, mantan General Manager Tesla China, untuk memimpin tanggung jawab penjualan otomotif mereka. Langkah ini diambil untuk membangun sistem penjualan yang lebih matang dan profesional di tengah dinamika pasar yang mulai berubah.
Menurut data dari carnewschina.com, Xiaomi menyadari bahwa mengandalkan satu model “blockbuster” saja tidak cukup untuk keberlanjutan jangka panjang. “Pesanan pasti untuk SU7 baru telah melampaui 40.000 unit,” ujar Lei Jun saat membagikan kabar positif tersebut. Perekrutan talenta eks-Tesla ini diharapkan mampu membawa pengalaman operasional tingkat tinggi untuk mengelola pesanan yang terus mengalir serta menghadapi tren penurunan pada beberapa model lama mereka.
Ekspansi Masif Enam Model Baru di Tahun 2026

Menghadapi tahun 2026, Xiaomi Auto telah menyiapkan peta jalan produk yang sangat ambisius dengan rencana meluncurkan 4 hingga 6 kendaraan baru. Strategi ini akan menggunakan jalur ganda, yakni kendaraan listrik murni (pure electric) dan kendaraan dengan penambah jarak (extended range atau EREV). Model-model baru ini akan mencakup berbagai segmen, mulai dari sedan mewah, SUV performa tinggi, hingga mobil keluarga berkapasitas 7 penumpang dengan rentang harga 200.000 hingga 550.000 yuan.
Beberapa model kunci yang sangat dinantikan antara lain adalah SU7 Executive Extended Version yang memiliki bodi lebih panjang 150mm untuk kenyamanan ekstra di kursi belakang, menargetkan pasar eksekutif seperti Audi A6L. Selain itu, akan hadir pula SU5 sebagai sedan coupe listrik kelas menengah dengan harga lebih terjangkau sekitar 200.000 yuan. Untuk lini SUV, Xiaomi menyiapkan YU7 GT High-Performance yang memiliki tenaga buas mencapai 990 hp untuk memuaskan para penggila kecepatan.
Menjawab Kekhawatiran Jarak Tempuh dengan Segmen Extended Range

Salah satu langkah paling menarik dari Xiaomi adalah keputusannya untuk terjun ke segmen SUV Extended Range guna mengatasi kecemasan konsumen akan jarak tempuh (range anxiety). Xiaomi menyiapkan kode nama “Kunlun” untuk lini ini, yang terdiri dari YU5 (Kunlun N1) untuk melawan Li Auto L7, YU7 versi extended range (Kunlun N2), hingga model bongsor YU9 (Kunlun N3) yang merupakan SUV tujuh penumpang berukuran penuh.
Kehadiran model tujuh penumpang dan varian extended range ini menunjukkan adaptasi cepat Xiaomi terhadap kebutuhan keluarga besar dan pengguna yang sering melakukan perjalanan jarak jauh. Dengan variasi produk yang semakin lengkap, Xiaomi Auto berusaha menciptakan aliran pesanan yang saling melengkapi di berbagai segmen pasar. Transformasi dari perusahaan ponsel menjadi raksasa otomotif ini kian nyata dengan keberanian mereka menantang pemain mapan seperti Tesla dan Li Auto secara langsung melalui teknologi dan harga yang kompetitif.
Xiaomi SU7 Terbaru Dipesan 15 Ribu Unit dalam 34 Menit!





