PLN Percepat Proyek SUTT Muara Wahau–Sangatta, Lahan Tower Diburu

Proyek SUTT 150 kV Muara Wahau–Sangatta Dipercepat

Setelah berhasil menjaga keandalan pasokan listrik selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) langsung mempercepat pelaksanaan proyek strategis Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Muara Wahau–Sangatta. Fokus utama saat ini adalah pengadaan lahan tapak tower, yang menjadi langkah penting untuk memastikan proyek segera masuk tahap konstruksi tanpa hambatan.

PLN menekankan bahwa proses pengadaan lahan dilakukan secara transparan dan mengedepankan musyawarah dengan warga setempat. Langkah ini menjadi kunci agar proyek bisa berjalan lancar dan tidak terganggu oleh permasalahan sosial.

Tahapan Penting di Kelurahan Teluk Lingga

Fondasi percepatan proyek ini sudah dimulai sejak awal tahun. Pada 27 Januari 2026, tahapan penting di Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, telah rampung. Seluruh pemilik lahan sepakat dengan nilai ganti rugi yang ditetapkan berdasarkan penilaian independen dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyatakan bahwa keberhasilan menjaga pasokan listrik saat hari besar menjadi suntikan semangat bagi tim di lapangan. Ia menegaskan bahwa kesuksesan dalam mendukung masa siaga Ramadan dan Idul Fitri dengan infrastruktur yang tangguh menjadi motivasi besar bagi pihaknya.

“Energi itu langsung kami arahkan untuk mempercepat penyelesaian proyek SUTT ini. Kesepakatan dengan warga yang sudah terjalin baik adalah langkah strategis, dan kami berkomitmen menjaga transparansi, kolaborasi, serta patuh pada regulasi,” ujarnya.

Komunikasi dengan Masyarakat Terus Dijaga

Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) KLT 2, Jefry Sambara Palelleng, menambahkan bahwa komunikasi dengan masyarakat terus dijaga agar tetap kondusif. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penetapan kompensasi dilakukan secara terbuka dan melibatkan penilai independen (KJPP) agar adil.

“Alhamdulillah, masyarakat merespons positif dan menerima hasilnya, sehingga proses menuju konstruksi bisa dipercepat dengan minim kendala,” katanya.

Kepercayaan dan Dukungan dari Pemerintah Daerah

Dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, PLN optimistis proyek SUTT 150 kV Muara Wahau–Sangatta akan selesai tepat waktu. Infrastruktur ini nantinya akan menjadi tulang punggung keandalan listrik di Kalimantan Timur sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

  • Proses pengadaan lahan dilakukan secara transparan dan melibatkan penilai independen.
  • Masyarakat setempat memberikan respons positif terhadap kesepakatan yang dibuat.
  • PLN berkomitmen menjaga kolaborasi dengan pemerintah dan warga untuk memastikan proyek berjalan lancar.
  • Infrastruktur SUTT 150 kV akan meningkatkan keandalan listrik dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Pos terkait