Kendaraan Listrik Semakin Mendominasi Perjalanan Mudik Lebaran, BYD Siap Dukung Penuh
Perkembangan pesat kendaraan listrik (EV) di Indonesia semakin nyata, tidak hanya sebagai pilihan transportasi harian, tetapi juga mulai merambah ke segmen perjalanan jarak jauh, termasuk mudik Lebaran. Data terbaru menunjukkan peningkatan signifikan dalam populasi kendaraan listrik nasional, yang mencerminkan kepercayaan masyarakat yang kian tumbuh terhadap teknologi ini.
Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, memaparkan bahwa pada tahun 2025, populasi kendaraan listrik secara nasional mencapai angka 104 ribu unit. Angka ini merupakan lonjakan drastis dibandingkan tahun sebelumnya, 2024, yang hanya mencatat 43 ribu unit. Peningkatan ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat Indonesia semakin yakin dan nyaman dalam mengoperasikan kendaraan listrik untuk berbagai keperluan.
Fenomena elektrifikasi ini turut terasa dalam euforia perjalanan musim libur Lebaran. Berdasarkan riset internal BYD Indonesia, pada tahun 2024, tercatat setidaknya 4.300 kendaraan bertenaga listrik dimanfaatkan sebagai moda transportasi mudik. Angka ini kembali melonjak signifikan pada tahun 2025, dengan total 13.600 unit kendaraan non-fosil yang digunakan oleh masyarakat selama periode arus mudik maupun arus balik Hari Raya Idul Fitri.
Rangkaian paparan ini disampaikan Luther saat peresmian posko mudik dan bengkel siaga BYD yang berlokasi di rest area KM 57A. Beliau meyakini bahwa data tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengguna mobil listrik tidak lagi hanya mengandalkannya untuk aktivitas sehari-hari, melainkan juga untuk perjalanan lintas kota yang menempuh jarak jauh.
Untuk mengantisipasi dan mendukung dinamika penggunaan kendaraan listrik dalam kegiatan arus mudik dan arus balik, BYD Motor Indonesia telah mengambil langkah proaktif. Perusahaan menyediakan sejumlah posko mudik yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang kenyamanan, termasuk perangkat pengisian daya listrik, di beberapa rest area yang tersebar di sepanjang ruas tol Trans Jawa.
Lokasi-lokasi strategis yang dilengkapi dengan modul pengisian daya cepat (DC Fast Charging) dan pengisian daya standar (AC Charging) ini meliputi:
- Rest Area KM 57A (Karawang, Jawa Barat)
- Rest Area KM 228A (Cirebon, Jawa Barat)
- Rest Area KM 379A (Batang, Jawa Tengah)
- Rest Area KM 575A (Madiun, Jawa Timur)
Seluruh posko mudik ini beroperasi penuh selama 24 jam, mulai dari tanggal 13 hingga 20 Maret 2026, untuk melayani kebutuhan pengisian daya para pengguna kendaraan listrik.
Tidak hanya pada arus mudik, BYD juga memastikan ketersediaan fasilitas serupa untuk arus balik. Dua rest area tambahan disiapkan untuk periode ini, yaitu:
- Rest Area KM 229B (Cirebon, Jawa Barat)
- Rest Area KM 62B (Karawang, Jawa Barat)


Dukungan Penuh dari Jaringan Bengkel Siaga BYD
Untuk memberikan rasa aman dan nyaman maksimal kepada para pemudik pengguna kendaraan listrik, BYD Motor Indonesia juga mengerahkan belasan bengkel siaga yang tersebar di seluruh jaringan dealer resminya.
Ubaedilah, Head of After Sales PT BYD Motor Indonesia, menjelaskan bahwa penentuan jarak antar posko mudik di jalur tol telah melalui perhitungan matang, mempertimbangkan potensi performa baterai kendaraan dan kemungkinan kondisi lalu lintas yang padat.
Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa keberadaan posko mudik ini didukung penuh oleh jaringan bengkel siaga. Sejumlah bengkel beroperasi selama 24 jam, sementara yang lainnya siap melayani selama 8 jam setiap harinya. Lokasi bengkel siaga ini tersebar di berbagai wilayah strategis, mencakup:
- Jabodetabek
- Serang
- Bandung
- Semarang
- Yogyakarta
- Surabaya
- Pulau Bali
- Pontianak
- Balikpapan
- Lampung
- Pekanbaru
- Palembang
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap keselamatan dan performa kendaraan, BYD Indonesia juga menggelar program General Safety Check secara gratis di seluruh jaringan bengkel resminya. Program ini berlangsung mulai tanggal 20 Februari hingga 20 April 2026.
Tujuan utama dari program pemeriksaan keselamatan umum ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh kendaraan BYD yang digunakan untuk perjalanan jauh selama periode menjelang maupun pasca libur Lebaran 2026 berada dalam kondisi prima dan siap memberikan performa terbaik. Hal ini diharapkan dapat memberikan ketenangan pikiran bagi para pengguna dalam menikmati momen kebersamaan bersama keluarga tercinta.





