Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sedang mempersiapkan mesin politiknya untuk menghadapi Pemilu 2029. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, meminta jajarannya menyelesaikan pembentukan struktur partai hingga tingkat terendah. Ia berharap bahwa pada akhir tahun ini, seluruh struktur sudah selesai hingga tingkat desa, sehingga pada 2029 PSI hanya perlu fokus pada persiapan “perang” dalam pemilu.
“Kalau bisa, akhir tahun ini udah selesai semua sampai tingkat desa supaya nanti di 2029 kita tinggal siap ‘perang’ saja,” ujar Kaesang dalam Konsinyering Dewan Pimpinan Wilayah PSI di Jakarta, Minggu (12/4).
Selain itu, Kaesang juga mengingatkan seluruh jajaran pengurus dan kader PSI agar tidak melupakan persiapan untuk verifikasi partai politik pada 2027.
“Sebelum nanti kita siap ‘perang’ di 2029, 2027 kita siap dulu untuk verifikasi,” ujarnya.
Menurut Kaesang, pembentukan struktur partai hingga ke tingkat dewan pimpinan cabang (DPC) telah mencapai 74 persen atau sebanyak 5.372 unit di tingkat kecamatan.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan struktur partai yang lengkap hingga ke desa menjadi kunci untuk memperkuat kesiapan PSI dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Buat saya ini adalah suatu pencapaian yang sangat-sangat sangat baik,” kata Kaesang.
Ia juga mengungkapkan bahwa ketika pertama kali memimpin PSI, semuanya masih kosong. Bahkan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) pun masih banyak yang kosong.
“Alhamdulillah sekarang sudah punya perwakilan di kecamatan dan ada sudah ada 5.000 lebih,” katanya.
Strategi Jangka Panjang PSI
PSI terus berupaya memperkuat basis kekuasaannya dengan membangun struktur yang solid dari tingkat pusat hingga daerah. Langkah ini bertujuan untuk memastikan partai memiliki jaringan yang kuat dan mampu bersaing dalam pemilu mendatang.
Beberapa strategi yang diterapkan oleh PSI antara lain:
Membentuk struktur organisasi secara bertahap, mulai dari tingkat provinsi hingga kecamatan dan desa.
Melibatkan kader-kader muda yang memiliki komitmen tinggi terhadap partai.
* Memperkuat koordinasi antar wilayah agar terjadi keselarasan dalam kebijakan dan program partai.
Tantangan dan Peluang
Meski PSI telah mencapai beberapa titik kemajuan dalam pembentukan struktur, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Misalnya, memastikan konsistensi dalam pelaksanaan program serta meningkatkan partisipasi aktif kader di tingkat bawah.
Namun, hal ini juga memberikan peluang bagi PSI untuk menunjukkan kekuatan mereka sebagai partai yang berorientasi pada partisipasi masyarakat dan keberlanjutan.
Kesimpulan
Pembentukan struktur partai hingga ke tingkat desa merupakan langkah penting bagi PSI dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029. Dengan adanya jaringan yang kuat dan terstruktur, PSI dapat lebih efektif dalam menyampaikan visi dan misinya kepada masyarakat.
Selain itu, persiapan untuk verifikasi partai pada 2027 juga menjadi prioritas utama agar PSI dapat tetap memenuhi syarat sebagai partai politik yang sah dan berkelanjutan.
Dengan dukungan dari para kader dan pengurus, PSI berharap dapat menjadi bagian dari dinamika politik Indonesia yang lebih inklusif dan progresif.





