Peluang PSS Sleman untuk Promosi ke Super League Kian Terbuka
PSS Sleman, yang dikenal dengan julukan Super Elang Jawa, kini memiliki peluang besar untuk meraih tiket promosi otomatis ke Super League, kasta tertinggi sepakbola di Indonesia. Performa yang konsisten di putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026 membuat tim asal Sleman ini semakin dekat dengan target tersebut.
Di lima pertandingan yang telah dijalani di putaran ketiga, PSS Sleman tampil sangat impresif dengan mencatatkan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Hasil ini membawa mereka memimpin klasemen Grup Timur dengan raihan 49 poin. Dengan jarak sembilan poin dari posisi terdepan, peluang promosi kini semakin terbuka lebar.
Persaingan di papan atas tetap ketat. Persipura Jayapura berada di posisi kedua dengan 46 poin, sedangkan Barito Putera mengikuti di peringkat ketiga dengan 45 poin. Meskipun begitu, secara matematis, PSS Sleman hanya membutuhkan tiga kemenangan dari empat laga tersisa untuk memastikan tiket promosi otomatis.
Empat pertandingan sisa yang akan dihadapi PSS Sleman antara lain: bertandang ke markas Barito Putera, menjamu Persiku Kudus, melawat ke Persiba Balikpapan, serta menghadapi PSIS Semarang di laga penutup musim. Setiap pertandingan ini menjadi momen penting bagi tim untuk menjaga momentum positif.
Fokus dan Konsistensi sebagai Kunci Utama
Pelatih PSS, Ansyari Lubis, menekankan bahwa fokus dan konsistensi adalah hal utama yang harus dipertahankan oleh tim dalam menjaga peluang promosi. Ia menyatakan:
“Artinya kita harus tetap fokus, konsentrasi, dan yang paling penting konsisten. Di empat pertandingan ini ada lawan-lawan yang tidak mudah. Jadi pemain harus punya rasa tanggung jawab bersama, kerja keras, dan tetap fokus.”
Ansyari juga menjelaskan bahwa keputusan melakukan rotasi pemain dalam beberapa laga terakhir merupakan bagian dari strategi tim menghadapi jadwal padat. Rotasi ini dilakukan untuk menjaga kondisi fisik para pemain sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain muda.
“Ini bagian dari strategi. Masih ada empat pertandingan lagi, jadi pemain yang jam terbangnya sedikit kita beri kesempatan. Hasilnya cukup memuaskan, mereka bisa menggantikan pemain lain dengan baik. Kita jadi punya banyak alternatif dan tidak khawatir kehilangan pemain.”
Tidak Terlena dengan Hasil Positif
Meski tren positif terus berlanjut, Ansyari tidak ingin timnya terlena. Ia menegaskan bahwa setiap pertandingan harus diperlakukan seperti partai final.
“Kita fokus satu pertandingan ke depan. Setiap laga adalah final. Kita tidak mau berandai-andai, yang penting pemain menjaga fokus itu,” tegasnya.
Dengan performa yang stabil dan kedalaman skuad yang terjaga, langkah PSS Sleman menuju promosi kini tinggal menunggu konsistensi mereka di empat laga penentu. Jika berhasil mempertahankan performa yang baik, PSS Sleman akan menjadi salah satu tim yang layak mendapatkan tiket promosi ke Super League musim depan.






