Layanan Kesehatan di Puskesmas Pekkabata Kembali Normal Pasca Libur Lebaran
Polewali Mandar – Pasca libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pekkabata di Polewali Mandar (Polman) telah kembali mengaktifkan layanan poli umum pada hari Jumat, 27 Maret 2026. Keputusan ini diambil untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai, meskipun Pemerintah Kabupaten Polman tengah menerapkan kebijakan baru berupa Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kebijakan WFA ini memberikan fleksibilitas kepada para pegawai untuk bekerja dari mana saja tanpa keharusan hadir secara fisik di kantor setiap hari. Namun, hal ini tidak lantas mengganggu kelancaran pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan yang vital bagi masyarakat.
Puluhan Warga Langsung Memadati Layanan Kesehatan
Pada hari pertama dibukanya kembali layanan poli umum, antusiasme masyarakat terlihat jelas. Puluhan warga langsung mendatangi Puskesmas Pekkabata untuk mendapatkan berbagai jenis layanan kesehatan. Mulai dari pemeriksaan umum, layanan poli gigi, pemeriksaan kadar gula darah, hingga pemeriksaan mata, semuanya tersedia untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.
Kepala Puskesmas Pekkabata, Gusnawati, mengonfirmasi bahwa layanan telah dibuka sejak hari Rabu sebelumnya, dan sambutan positif dari masyarakat terlihat dari jumlah pasien yang datang. “Mulai hari Rabu kemarin, kita buka layanan poli umum. Ada puluhan pasien di hari pertama,” ungkap Gusnawati.
Pengaturan Jadwal Tenaga Kesehatan untuk Menyesuaikan Kebijakan WFA
Meskipun sebagian besar ASN di Polman menerapkan sistem WFA, Puskesmas Pekkabata telah melakukan penyesuaian agar layanan kesehatan tetap optimal. Gusnawati menjelaskan bahwa pengaturan jadwal jaga khusus telah dibuat untuk para tenaga kesehatan. Sistem ini memastikan bahwa selalu ada petugas yang siap melayani pasien di puskesmas, sementara tenaga kesehatan lainnya dapat menjalankan tugasnya dengan sistem WFA.
“Kita buat jadwal jaga untuk tenaga kesehatan, sementara yang lain masih WFA,” jelasnya. Pengaturan ini menjadi kunci agar operasional puskesmas tetap berjalan lancar tanpa mengorbankan kualitas layanan.
Sejumlah Puskesmas Lain Juga Telah Buka Layanan
Puskesmas Pekkabata bukanlah satu-satunya yang kembali membuka layanan. Sebanyak 20 puskesmas lain yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Polman juga telah mengaktifkan kembali poli umum mereka. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan layanan kesehatan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat.
Aktivitas di Kantor Bupati dan OPD Lainnya
Sementara itu, pantauan di Kantor Bupati Polman menunjukkan aktivitas yang belum sepenuhnya normal. Sebagian ASN terlihat hadir di kantor, sementara yang lainnya masih menjalankan sistem WFA.
Sekretaris Daerah Polman, Nursaid Mustafa, menjelaskan bahwa kebijakan WFA ini rencananya akan berlaku hingga tanggal 27 Maret 2026. Ia menambahkan bahwa ASN dari eselon 2 dan 3 sudah diwajibkan untuk hadir di kantor, sementara ASN di tingkat yang lebih rendah masih dapat menerapkan sistem WFA.
Meskipun demikian, Nursaid Mustafa menegaskan bahwa penerapan kebijakan WFA tidak akan mengganggu pelayanan publik di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia memberikan contoh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Dinas Kesehatan Polman, yang disebutnya tetap menjalankan fungsinya melayani masyarakat dengan baik.
Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar memastikan bahwa segala upaya telah dilakukan untuk memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu sedikit pun meskipun kebijakan WFA terus diterapkan. Fleksibilitas kerja yang ditawarkan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas ASN, sekaligus menjaga agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berputar demi kesejahteraan masyarakat.




