Ramadan Zaskia & Shireen: Tradisi Bertemu Twist

Menyambut bulan suci Ramadan, para desainer dan merek mode lokal ternama tak ketinggalan merilis koleksi spesial yang mencerminkan visi dan identitas masing-masing. Hal ini juga berlaku bagi duo kakak beradik, Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar, yang dikenal aktif di industri modest fashion.


Zaskia dan Shireen secara resmi memperkenalkan koleksi Ramadan terbaru mereka melalui sebuah peragaan busana megah bertajuk “Legacy” yang diselenggarakan pada Sabtu, 31 Januari lalu. Acara prestisius ini menampilkan tiga lini busana yang berbeda: dua di bawah naungan merek Zaskia, yaitu Zaskia Sungkar Signature dan Zaskia Sungkar, serta satu merek milik Shireen Sungkar, yakni Shi by Shireen.

Ini menandai tahun keempat bagi Zaskia dan Shireen dalam menggelar peragaan busana khusus koleksi Ramadan. Tema “Legacy” yang diusung kali ini, menurut Shireen, merupakan kelanjutan logis dari benang merah tema-tema yang telah mereka eksplorasi dalam peragaan busana sebelumnya. Tema-tema tersebut antara lain “Return” pada tahun 2023, “Journey” pada tahun 2024, dan “Reflection” pada tahun 2025.


“Alhamdulillah, kita berdua kini telah menjadi orang tua. Kami ingin meninggalkan warisan bagi anak-anak kita. Namun, warisan seperti apa yang ingin kita teruskan? Warisan tidak selalu berbentuk harta benda semata; bisa juga berupa pola pikir, pelajaran hidup, dan pilihan-pilihan yang bermakna,” ujar Shireen dalam sesi konferensi pers yang diadakan di Senayan City, Jakarta, pada Sabtu, 31 Januari.

Lalu, bagaimana pesan moral yang mendalam ini terjalin dengan sebuah peragaan busana? Zaskia menjelaskan bahwa tujuan utama mereka menggelar fashion show adalah untuk menciptakan sebuah medium yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada khalayak yang hadir.

“Di setiap peragaan busana kami, kami selalu ingin ada nilai dakwah yang dapat tersampaikan dan sesuatu yang bisa dibawa pulang oleh para hadirin. Kami terus belajar dan menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam setiap karya kami, namun kami sangat berharap peragaan busana Ramadan kami ini dapat memberikan makna yang mendalam,” papar Zaskia.

Menilik Koleksi Busana Ramadan Zaskia dan Shireen Sungkar

Setiap merek yang dinaungi oleh Zaskia dan Shireen menghadirkan satu koleksi busana yang memiliki kekhasan tersendiri. Meskipun demikian, baik Shireen maupun Zaskia tetap berupaya menyuntikkan sentuhan unik dalam setiap rancangan mereka. Upaya ini menunjukkan komitmen mereka untuk tetap inklusif, sekaligus sedikit mendorong batas zona nyaman para pemakainya.

  1. Luminaire oleh Shi by Shireen
    Menurut Shireen, koleksi “Luminaire” terinspirasi dari cahaya yang memancar dari kedalaman hati. Busana-busana dalam koleksi ini, mulai dari blus hingga abaya, menampilkan siluet loose yang romantis, ringan, dan mengalir indah, berkat pemilihan bahan satin berkualitas tinggi.

    Sesuai dengan ciri khas Shireen yang selalu identik dengan warna-warna lembut, ia menghadirkan palet warna pastel yang menjadi favoritnya. Namun, sentuhan unik (twist) dihadirkan melalui pemilihan warna yang cukup berani untuk mengisi detail pola atau motif. Shireen juga memperkaya koleksinya dengan detail layering (penumpukan) dan aplikasi bordir yang menawan.

    “Saya ingin orang-orang yang mengenakan busana ini merasa cantik, namun tetap nyaman. Kita hidup di Indonesia, dan tentu saja saat berkumpul di hari Lebaran, udara bisa sangat panas. Oleh karena itu, potongan bajunya dibuat tidak rumit, siluetnya sederhana, namun menggunakan bahan yang berkualitas bagus,” jelas Shireen mengenai filosofi di balik koleksinya.

  2. Imperial Reverie oleh Zaskia Sungkar

    Hadir dengan ciri khas Zaskia Sungkar yang dikenal dengan desain edgy dan palet warna yang berani, koleksi “Imperial Reverie” dari merek Zaskia Sungkar sangat cocok untuk para perempuan yang ingin tampil menonjol dan memukau di Hari Raya Idulfitri.

    Meskipun siluet pakaian yang dihadirkan, seperti abaya, terbilang simpel, Zaskia menambahkan elemen layering dan permainan motif yang cukup kompleks. Untuk menyentuh area di luar zona nyaman, Zaskia berani memasukkan elemen warna-warna cerah seperti krem dan terracotta ke dalam rancangannya.

    “Untuk motif, saya terinspirasi dari kartu remi dan permainan catur. Inspirasi ini muncul ketika saya sedang merenovasi rumah dan menata perpustakaan pribadi saya. Saya terpikir untuk memasukkan beberapa aksesori tertentu, dan ternyata terlihat menarik jika busana dibuat dengan pola catur hingga motif kartu,” ungkap Zaskia, menceritakan sumber idenya yang unik.

  3. Ghala Roya oleh Zaskia Sungkar Signature

    Sebagai lini premium dari merek Zaskia Sungkar, “Zaskia Sungkar Signature” mempersembahkan koleksi “Ghala Roya” yang menawarkan tampilan lebih tailored (potongan yang presisi), mewah, dan abaya dengan siluet yang terstruktur. Dari segi motif dan warna, koleksi ini masih memiliki keselarasan dengan “Imperial Reverie”. Namun, “Ghala Roya” hadir dengan penggunaan bahan dan detail embellishment (hiasan) yang lebih premium, seperti bahan jacquard, aplikasi payet, dan detail 3D embroidery yang memberikan kesan dramatis dan elegan.

Pos terkait