bali.
, DENPASAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan kepada 41 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP di Aula Kantor Disdikpora Denpasar, Kamis (9/4) kemarin.
Penyerahan SK ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus memacu peningkatan kualitas pendidikan di Ibu Kota Provinsi Bali tersebut.
Rincian penerima SK terdiri dari satu kepala sekolah TK, 34 kepala sekolah SD, dan enam kepala sekolah SMP.
Sekda Eddy Mulya menekankan bahwa para pemimpin sekolah yang terpilih telah melalui proses evaluasi ketat oleh Tim Pertimbangan Pengangkatan Kepala Sekolah.
“Kehadiran Bapak dan Ibu di sini adalah bukti kelayakan melalui evaluasi ketat. Jika di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian, tim akan melakukan peninjauan kembali. Namun saat ini, kami merayakan keberhasilan Bapak dan Ibu yang terpilih berdasarkan kompetensi dan integritas,” ujar Sekda Denpasar Eddy Mulya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan (Good Governance), para kepala sekolah juga menandatangani pakta integritas yang selaras dengan semangat Sewaka Dharma.
Sekda Eddy Mulya menitipkan tiga tugas utama bagi para kepala sekolah dalam memulai masa penugasan baru ini.
“Bersyukurlah atas kepercayaan dan tanggung jawab besar yang kini ada di pundak bapak dan ibu. Mari bersama-sama memajukan kualitas pendidikan di Kota Denpasar dengan semangat pengabdian yang tulus,” kata Sekda Eddy Mulya.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar AA Gede Wiratama menyampaikan, pengangkatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan sekolah dipimpin oleh figur yang memiliki kompetensi memadai.
“Peningkatan mutu pendidikan memerlukan kepemimpinan yang profesional, berintegritas, serta memiliki kompetensi yang kuat,” ujar AA Gede Wiratama.
Proses seleksi dilakukan secara ketat dan transparan, merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah.
Proses seleksi juga berdasarkan rekomendasi dari tim pertimbangan pengangkatan.
Proses Seleksi yang Ketat dan Transparan
Pengangkatan 41 kepala sekolah ini tidak dilakukan secara asal-asalan. Setiap calon harus melewati berbagai tahapan evaluasi yang dirancang agar bisa mendapatkan posisi yang sesuai dengan kompetensi dan dedikasi.
Beberapa hal yang menjadi fokus dalam proses seleksi antara lain:
- Kompetensi teknis: Calon harus memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang relevan dengan posisi kepala sekolah.
- Integritas dan etika kerja: Kepribadian dan sikap moral sangat penting karena kepala sekolah bertindak sebagai contoh bagi siswa dan staf.
- Kemampuan kepemimpinan: Kepala sekolah perlu mampu memimpin tim dan mengelola sumber daya secara efektif.
Selain itu, proses seleksi juga melibatkan tim pertimbangan pengangkatan yang terdiri dari berbagai tokoh pendidikan dan pejabat terkait. Tim ini bertugas memberikan rekomendasi berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan.
Tantangan dan Harapan di Masa Depan
Dengan pengangkatan 41 kepala sekolah, kota Denpasar berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik. Para kepala sekolah diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
Beberapa harapan yang diharapkan dari para kepala sekolah baru antara lain:
- Meningkatkan kualitas pengajaran: Dengan kepemimpinan yang tepat, kualitas pembelajaran di sekolah bisa meningkat.
- Memperkuat hubungan dengan masyarakat: Kepala sekolah perlu menjadi jembatan antara sekolah dan masyarakat.
- Mendorong inovasi dan kreativitas: Sekolah harus menjadi tempat di mana siswa bisa berkembang secara maksimal.
Dengan adanya pengangkatan ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kota Denpasar bisa terus meningkat. Hal ini akan berdampak positif bagi generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa.





