Duel Nostalgia dan Ambisi di SUGBK: Persija Jakarta Jamu Arema FC
Pertarungan antara Persija Jakarta dan Arema FC dalam pekan ke-20 Liga Super 2025/2026 diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menarik perhatian. Lebih dari sekadar rivalitas dua klub bersejarah di kancah sepak bola Indonesia, pertandingan ini juga diwarnai dengan reuni para pemain yang pernah mengenakan seragam kedua tim. Laga akbar ini dijadwalkan akan bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Minggu, 8 Februari 2026, dan dipastikan akan dihadiri oleh ribuan pasang mata dari para suporter kedua kubu yang memiliki hubungan harmonis.
Meskipun memiliki ikatan emosional yang kuat, posisi dan performa kedua tim di klasemen sementara menunjukkan kontras yang cukup signifikan. Persija Jakarta tengah berada dalam perburuan gelar juara, menduduki peringkat ketiga dengan raihan 41 poin. Tim Macan Kemayoran hanya terpaut lima dan enam angka dari Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung yang bertengger di posisi teratas. Kemenangan dalam laga ini akan sangat krusial bagi ambisi mereka untuk terus menempel ketat para pemimpin klasemen.
Sementara itu, Arema FC, yang berjuluk Singo Edan, saat ini menduduki posisi ke-12 dengan 24 poin. Tim asal Malang ini sangat membutuhkan tambahan tiga angka untuk bisa merangsek ke sepuluh besar. Tiga poin ini akan membuka kembali peluang mereka untuk perlahan merangkak naik dan bersaing di papan atas klasemen.
Panggung Reuni Para Pemain Bintang
Selain sama-sama mengusung misi kemenangan, duel klasik ini menjadi semakin menarik dengan adanya empat pemain yang akan merasakan atmosfer reuni. Mereka akan berhadapan kembali dengan mantan rekan-rekan satu tim yang pernah berjuang bersama.
Dari kubu Persija Jakarta, ada sosok Thales Lira. Bek tengah asal Brasil ini merupakan pilar penting bagi Macan Kemayoran. Menariknya, Lira sebelumnya merupakan bagian dari skuad Arema FC dan baru dipinjamkan ke Persija pada awal musim Liga Super 2025/2026.
Sementara itu, Arema FC akan diperkuat oleh tiga pemain yang sebelumnya membela Persija. Ketiganya adalah Gustavo Franca, Hansamu Yama Pranata, dan Ilham Rio Fahmi. Ketiga pemain ini baru bergabung dengan Singo Edan pada bursa transfer paruh musim. Khusus untuk Hansamu Yama dan Ilham Rio Fahmi, keduanya didatangkan dengan status pinjaman dari Persija. Keputusan ini tentu akan memberikan bumbu tersendiri bagi pertandingan yang sarat emosi ini.
Analisis Pelatih dan Kesiapan Tim
Menjelang pertandingan krusial ini, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan bahwa timnya telah mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi Arema FC. Ia mengaku telah merancang berbagai strategi, termasuk kemungkinan berhadapan dengan mantan anak asuhnya yang kini membela Arema FC.
“Persiapan kami minggu ini sangat bagus. Kami punya cukup banyak waktu untuk menerapkan semua yang kami rencanakan untuk pertandingan lawan Arema. Tim ini sangat termotivasi dan sadar betul betapa pentingnya laga ini. Saya percaya kami akan tampil maksimal,” ujar Souza dengan penuh keyakinan.
Terkait kemungkinan tampilnya Hansamu Yama dan Ilham Rio Fahmi melawan tim lamanya, Souza enggan memberikan komentar lebih jauh. “Sejujurnya saya tidak bisa menjawab itu. Urusan kontrak dibuat oleh pihak manajemen dan saya memilih untuk tidak ikut campur dalam hal tersebut,” tambahnya, menyerahkan sepenuhnya urusan administrasi kepada manajemen klub.
Di sisi lain, pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengisyaratkan bahwa ketiga pemain rekrutan barunya dari Persija siap untuk diturunkan. Ia memuji adaptasi cepat yang ditunjukkan oleh Hansamu Yama dan Ilham Rio Fahmi, yang bahkan langsung memberikan dampak positif dalam kemenangan 1-0 Arema FC atas Persijap Jepara pada pekan sebelumnya.
“Adaptasi berjalan cepat untuk ketiganya. Dan mereka datang untuk memperkuat tim. Pemain berkualitas. Rio dan Hansamu, pemain berpengalaman, yang sudah mulai membantu kami,” ungkap Santos. Ia menambahkan, “Di pertandingan terakhir, satu tembakan dan yang lainnya akhirnya membelok ke gawang yang memberi kami tiga poin.”
Marcos Santos juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi yang diberikan oleh Gustavo Franca. Meskipun masih dalam proses adaptasi, Santos yakin playmaker asal Brasil tersebut akan mampu menampilkan performa apik di SUGBK.
“Dan Gustavo [Franca] adalah pemain berpengalaman, pemain berkualitas, pemain yang sudah saya kenal baik sejak masa baktinya di Brasil. Dia sedang beradaptasi, tapi dia sudah membantu kami,” jelas Santos. Ia menambahkan, “Dan saya percaya, dan saya percaya bahwa besok dia juga dapat berkontribusi dan memberikan yang terbaik melawan Persija.”
Pertemuan Persija Jakarta melawan Arema FC ini tidak hanya menjadi panggung reuni bagi para mantan pemain kedua tim, tetapi juga menjadi ujian profesionalisme mereka dalam menghadapi klub yang pernah membesarkan nama mereka. Loyalitas dan performa terbaik akan diuji di hadapan ribuan penonton yang menantikan aksi memukau dari para bintang di lapangan hijau.
Rekor Pertemuan Terakhir
Untuk memberikan gambaran performa kedua tim, berikut adalah catatan lima pertemuan terakhir antara Persija Jakarta dan Arema FC:
- 8 November 2025: Arema FC 1-2 Persija Jakarta
- 26 Juli 2025: Persija Jakarta 3-0 Arema FC
- 9 Maret 2025: Persija Jakarta 1-3 Arema FC
- 26 Oktober 2024: Arema FC 1-2 Persija Jakarta
- 24 Juli 2024: Persija Jakarta 2-2 Arema FC
Performa Lima Laga Terakhir
Arema FC:
- 2 Februari 2026: Arema FC 1-0 Persijap Jepara
- 26 Januari 2026: Dewa United FC 2-0 Arema FC
- 11 Januari 2026: Arema FC 2-1 Persik Kediri
- 4 Januari 2026: Bali United 1-0 Arema FC
- 30 Desember 2025: Arema FC 0-1 Persita Tangerang
Persija Jakarta:
- 30 Januari 2026: Persita Tangerang 0-2 Persija
- 23 Januari 2026: Persija 2-0 Madura United
- 11 Januari 2026: Persib Bandung 1-0 Persija
- 3 Januari 2026: Persija 2-0 Persijap Jepara
- 29 Desember 2025: Persija 3-0 Bhayangkara FC





