Salim Fakhry: Pengurus Golkar Aceh Dilantik Pasca-Idul Fitri

Golkar Aceh Siap Luncurkan Kepengurusan Baru Pasca-Idul Fitri, Tegaskan Dukungan Penuh untuk Pemerintahan Mualem

BANDA ACEH – Partai Golkar Provinsi Aceh, melalui Ketua DPD I-nya, M Salim Fakhry, mengumumkan rencana pelantikan kepengurusan partai yang baru. Proses ini dijadwalkan akan dilaksanakan segera setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pengumuman ini disampaikan dalam sebuah acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Partai Golkar Aceh dan Partai Golkar Banda Aceh di Aula Hotel The Pade, Aceh Besar, pada hari Minggu, 8 Maret 2026.

Salim Fakhry menjelaskan bahwa penundaan pelantikan kepengurusan ini disebabkan oleh beberapa faktor penting. “Setelah Musyawarah Daerah (Musda) Golkar yang kita gelar beberapa bulan lalu, hingga saat ini kami belum sempat membentuk sebuah barisan kepengurusan yang definitif. Hal ini dikarenakan bertepatan dengan masa penanganan bencana di Aceh serta memasuki bulan suci Ramadhan,” ujar Salim Fakhry dalam sambutannya.

Namun, ia memastikan bahwa proses persiapan telah berjalan. “Insya Allah, kami telah berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Setelah Idul Fitri nanti, kami akan segera melaksanakan pengukuhan kepengurusan yang baru,” tambahnya, menegaskan komitmen partai untuk segera menata kembali struktur organisasinya.

Saat ini, tim formatur yang ditunjuk tengah bekerja keras untuk menyusun daftar kader yang akan mengisi berbagai posisi dalam struktur kepengurusan periode mendatang. Proses ini melibatkan seleksi dan penhimpunan potensi terbaik dari seluruh kader partai.

Dukungan Penuh untuk Pembangunan Aceh di Bawah Kepemimpinan Mualem

Dalam kesempatan yang sama, M Salim Fakhry juga secara tegas menyampaikan dukungan penuh Partai Golkar Aceh terhadap program-program pembangunan yang sedang dijalankan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem. Dukungan ini bukan sekadar retorika, melainkan instruksi langsung kepada Fraksi Golkar di parlemen untuk senantiasa mendukung setiap kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kemajuan Aceh.

“Kami berharap Partai Golkar dapat secara aktif dan bersama-sama terlibat dalam upaya membangun Aceh menjadi lebih baik,” ungkap Salim Fakhry, yang juga menjabat sebagai Bupati Aceh Tenggara. Ia menambahkan, ada momen penting yang menunjukkan perubahan sikap politik partai terhadap Gubernur Mualem.

“Tadi saya sudah berbicara langsung dengan Bapak Gubernur (Mualem). Memang benar, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang lalu, Partai Golkar tidak secara resmi mendukung Bapak. Namun, hari ini, Partai Golkar berdiri di garda terdepan untuk memberikan dukungan penuh kepada Bapak Gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan,” kata Salim Fakhry. Pernyataan ini menggarisbawahi fleksibilitas dan komitmen Golkar untuk beradaptasi demi kepentingan pembangunan daerah.

Silaturahmi dan Soliditas Partai

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Banda Aceh yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana acara, Sabri Badruddin, menyatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh partai. Tujuannya adalah untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota dan pengurus partai.

Sabri Badruddin mengakui bahwa meskipun DPD I Golkar Aceh belum dilantik secara resmi, roda organisasi partai tetap harus terus berjalan dan berbagai kegiatan tetap dilaksanakan. Ia mencontohkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) penanganan bencana Aceh yang telah dibentuk sebelumnya sebagai bukti kesigapan partai dalam merespons kondisi darurat.

“Kegiatan buka puasa bersama ini kita harapkan dapat membangun soliditas Partai Golkar, terutama di tengah dinamika perpolitikan nasional yang seringkali tidak menentu dan kondisi keamanan nasional yang terkadang masih bergejolak,” ujar Sabri Badruddin. Ia menekankan pentingnya persatuan dan kekompakan internal partai dalam menghadapi tantangan eksternal.

Acara buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dirangkai dengan beberapa kegiatan penting lainnya. Rangkaian acara tersebut meliputi:

  • Pemberian Santunan kepada Anak Yatim: Sebanyak 30 anak yatim menerima santunan sebagai bentuk kepedulian sosial partai.
  • Penerimaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik: Partai Golkar Aceh menerima penghargaan dari Komisi Informasi Aceh (KIA) atas komitmennya dalam keterbukaan informasi publik.
  • Tausiah Keagamaan: Acara diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Abrar Zym, memberikan pencerahan spiritual bagi seluruh hadirin.

Kegiatan akbar ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:

  • Gubernur Aceh, yang diwakili oleh Asisten III Setda Aceh, A Murtala.
  • Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Golkar: T Zulkarnaini Ampon Bang dan Samsul Bahri Tiyong.
  • Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah.
  • Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh.
  • Sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat lainnya.

Kehadiran para petinggi partai dan pejabat pemerintah ini menunjukkan sinyal positif terhadap peran dan eksistensi Partai Golkar di kancah politik Aceh serta komitmennya untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Pos terkait