Satu Kemenangan Lagi, Bhayangkara Presisi dan Pertamina Enduro ke Final Proliga 2026

Kemenangan Beruntun untuk Bhayangkara Presisi dan Jakarta Pertamina Enduro

Juara bertahan tim putra Jakarta Bhayangkara Presisi dan juara bertahan tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi dari dua pertandingan tersisa untuk memastikan diri maju ke Grand Final Proliga 2026 yang akan digelar di Yogyakarta, 21-26 April 2026 mendatang. Kedua tim ini menunjukkan performa yang luar biasa dalam laga keempat Final Four seri 2 di GOR Sritex Arena, Solo, Minggu (12/4/2026).

Di pertandingan tersebut, Bhayangkara Presisi berhasil mengalahkan Surabaya Samator dengan skor 3-0 (25-23, 25-21, 25-21). Sementara itu, Jakarta Pertamina Enduro juga meraih kemenangan dengan mengalahkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor 3-2 (25-22, 25-22, 21-25, 18-25, 15-8). Dengan kemenangan ini, kedua tim semakin dekat dengan target mereka.

Bhayangkara Presisi, yang sebelumnya menjadi juara pada musim 2024 dan 2025, kini telah meraih tiga kemenangan dari empat laga di babak final four. Dua kemenangan sebelumnya diraih dari Jakarta Garuda Jaya dan Surabaya Samator pada seri 1 pekan lalu di Surabaya. Satu kekalahan dialami saat melawan Jakarta LavAni Livin’ Transmedia pada laga penutup putaran pertama lalu.

Tim milik Polri ini akan menjalani dua pertandingan tersisa di final four pada pekan depan yang berlangsung di Semarang. Mereka akan menghadapi Jakarta Garuda Jaya dan Jakarta LavAni Livin’ Transmedia. Pelatih Bhayangkara Presisi, Ridel Toiran, mengatakan bahwa masih banyak yang harus dibenahi dalam timnya. “Masih ada waktu untuk melakukan evaluasi menuju grand final nanti,” ujar Toiran.

Sementara itu, manajer tim Samator, Hadi Sampurno, menyampaikan bahwa melawan Bhayangkara seperti melawan seniornya. “Anak-anak kalau melawan Bhayangkara seperti melawan seniornya, mental mereka langsung turun. Persoalan mental dari anak-anak Samator ini yang kita perbaiki,” ucapnya.

Pertandingan Tidak Mudah

Manajer tim Pertamina, Widi Triyoso, menyebutkan bahwa pertandingan ini tidak mudah. “Tapi evaluasi-evaluasi yang kami lakukan sebelumnya hari ini berjalan dengan baik,” ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa JPE memiliki pemain kunci seperti Voronkova, Megawati, dan Wilma Salas. “Kalau ketiganya main fokus, saya pastikan JPE bisa menang,” kata Widi.

Salah satu bintang tim JPE, Megawati Hangesti Pertiwi, mengakui bahwa pertandingan sempat menegangkan. “Di Surabaya kemarin kita hampir menang, dan pengalaman itu tadi hampir terulang. Tapi kami hari ini lebih fokus dan mengambil kemenangan,” katanya.

Sedangkan asisten pelatih sekaligus direktur teknik Electric PLN Mobile, Anantachai Yoonprathom, menyebutkan bahwa timnya merubah pola permainan. “Meski kami kalah, tapi kami bisa menampilkan permainan yang bagus,” katanya. Menurutnya, kesalahan utama dari timnya adalah masalah tosser. “Tapi kami mengakui Pertamina hari ini bermain sangat bagus,” ujarnya.

Laga Lanjutan di Semarang

Kedua tim, Bhayangkara Presisi dan Jakarta Pertamina Enduro, akan menjalani dua pertandingan tersisa di Final Four seri 2 di Semarang. Untuk Bhayangkara, lawan yang akan dihadapi adalah Jakarta Garuda Jaya dan Jakarta LavAni Livin’ Transmedia. Sementara itu, JPE akan menghadapi Jakarta Popsivo Polwan dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.

Dengan kemenangan yang terus diraih, kedua tim ini semakin yakin akan mampu melangkah ke Grand Final Proliga 2026. Performa yang konsisten dan evaluasi yang dilakukan oleh pelatih serta manajer tim menjadi faktor penting dalam kesuksesan mereka.




Pos terkait