Sigit rilis single Bread & Circus dengan personel baru

Era Baru The SIGIT dengan Single “Bread & Circus”

Setelah enam tahun tidak merilis karya, The SIGIT akhirnya kembali ke dunia musik dengan single terbaru berjudul “Bread & Circus”. Single ini menjadi pembuka dari era baru yang akan dihadirkan oleh band rock legendaris ini. Proses kembalinya The SIGIT tidak hanya ditandai oleh rilisan single, tetapi juga perubahan signifikan dalam komposisi personel dan eksplorasi musikal yang lebih luas.

Bergabungnya Tiga Personel Baru



Era baru The SIGIT dimulai dengan masuknya tiga anggota baru, yaitu Absar Lebeh (gitar), Aghan Sudrajat (bas), dan Raveliza (drum). Mereka bergabung dengan dua personel awal yang tetap bertahan, yaitu Rektivianto Yoewono (vokal, gitar) dan Farri Icksan Wibisana (gitar). Perubahan ini membawa dinamika baru dalam proses kreatif dan komunikasi antar anggota.

“Dengan tambahan tiga orang baru, ada etos dan dinamika komunikasi yang berbeda. Semua ini membutuhkan adaptasi, dan kami mencoba melakukannya secara perlahan sambil bermusik,” ujar Rekti mewakili The SIGIT dalam pernyataan resmi mereka.

Penjelasan tentang Single “Bread & Circus”



Single “Bread & Circus” adalah representasi dari eksplorasi musikal dan spektrum terbaru The SIGIT. Lagu ini menyampaikan narasi tentang isu struktural, seperti perampasan ruang dan penyalahgunaan kekuasaan dalam pengelolaan sumber daya alam. Sebuah pesan bahwa alam dan lingkungan akan menjadi pihak yang paling merugi akibat tindakan manusia.

Meskipun masih setia pada gaya guitar-driven rock, “Bread & Circus” juga menampilkan elemen elektronik dan synthesizer yang memberikan nuansa psychedelic rock yang lebih kental. Hal ini menunjukkan arah musikal yang lebih modern dan berani.

Rekti juga mengungkapkan bahwa kontribusi dari Absar, Aghan, dan Raveliza dalam proses produksi memberikan nuansa baru bagi The SIGIT. Cara bermain mereka berbeda dari formasi lama, sehingga membuka cakrawala baru dalam penulisan dan aransemen lagu.

Dukungan dari Tim Balik Layar

The SIGIT juga didukung oleh beberapa tokoh penting di balik layar. Tanya Ditaputri (Rattles) mengisi vokal latar, Budianto Setyadi sebagai produser dan mixing engineer, serta Gunkbudi dan Refantho Ramadhan yang menggarap artwork dan foto untuk single ini.

Materi-Materi Baru yang Menanti

Selain “Bread & Circus”, The SIGIT juga sedang mempersiapkan sejumlah materi baru yang akan dirilis dalam waktu dekat. Ini menjadi penanda era baru yang lebih dinamis dan penuh inovasi. Rekti menyebutkan bahwa lagu-lagu baru yang telah dibuat memiliki daya tarik yang tidak kalah menarik dibandingkan “Bread & Circus”.

“Kami percaya bahwa lagu-lagu baru ini akan menawarkan sesuatu yang segar dan menarik bagi para pendengar,” kata Rekti.

Pencarian Inovasi dan Kekayaan Musikal

Perubahan yang dilakukan oleh The SIGIT tidak hanya terlihat dari perubahan personel, tetapi juga dari upaya mereka untuk terus berkembang dan mengeksplorasi berbagai genre musik. Dengan menggabungkan elemen rock tradisional dengan instrumen elektronik, The SIGIT menunjukkan bahwa rock & roll belum mati dan bisa terus berkembang.

Kesimpulan

Dengan kembalinya The SIGIT ke panggung musik, kita diingatkan bahwa musik rock masih hidup dan bisa terus berevolusi. Melalui single “Bread & Circus” dan perubahan personel, The SIGIT menunjukkan komitmen mereka untuk terus berinovasi dan memberikan sesuatu yang baru bagi para penggemarnya.

Pos terkait