Siswa SMAN CMMBS Bawa Emas di Kompetisi Sains Internasional, Wagub Banten Apresiasi

Prestasi Membanggakan Siswa SMAN CMBBS di Ajang Internasional

Siswa SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) Pandeglang berhasil mencatatkan prestasi yang membanggakan dalam ajang internasional Youth International Science Fair 2026. Melalui Tim Intelecta, mereka berhasil meraih medali emas dalam kompetisi tersebut.

Tim Intelecta terdiri dari enam siswa berbakat, yaitu Rayno Fathir Qurniawan, Rakha Arkana Hanania, Rafi Rahmat Dihatjo, Virgia Kamaluna Nusrullah, Zahra Putri Nursya’bani, dan Neyla Ghina Husnaini. Mereka berhasil mengungguli peserta lainnya dengan penelitian inovatif di bidang energi terbarukan. Proyek yang mereka ajukan adalah pemanfaatan limbah minyak goreng (minyak jelantah) yang dikombinasikan dengan minyak atsiri kencur.

Hasil riset ini menawarkan solusi baru dalam pengembangan biodiesel yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, proyek ini juga menjadi alternatif dalam pengelolaan limbah rumah tangga. Pendekatan berbasis pengujian standar internasional menjadikan penelitian ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut, khususnya dalam mendukung ketahanan energi berkelanjutan.

Prestasi ini mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah. Ia menyampaikan bahwa capaian medali emas yang diraih oleh Tim Intelecta menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan di Provinsi Banten mampu bersaing di tingkat global.

“Siswa CMBBS ini patut diacungkan jempol. Mereka mampu menunjukkan bahwa pelajar Banten memiliki daya saing tinggi dan mampu berprestasi di kancah internasional,” ujar Dimyati saat berada di Istana Sari Galuh, Kota Cilegon, Minggu 12 April 2026, dalam siaran pers Biro Adpimpro Setda Banten.

Kompetisi Sains Internasional yang Menarik Perhatian Banyak Negara

Youth International Science Fair 2026 merupakan ajang kompetisi sains internasional yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara. Tujuan utama dari ajang ini adalah untuk mempresentasikan hasil penelitian inovatif di bidang sains dan teknologi. Ajang ini diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga pada 6 hingga 9 April 2026.

Dalam kompetisi tersebut, sebanyak 520 tim dari 16 negara turut serta. Negara-negara yang berpartisipasi antara lain Thailand, Hong Kong, India, Amerika Serikat, Vietnam, Mesir, Turkiye, Korea Selatan, Islandia, Singapura, Rusia, Brasil, China, Filipina, serta Uni Emirat Arab (UEA).

Keikutsertaan berbagai negara dengan latar belakang riset yang kuat menjadikan kompetisi ini berlangsung ketat dan kompetitif. Hal ini menunjukkan bahwa ajang ini menjadi wadah penting bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang sains dan teknologi.

Inovasi yang Berdampak Positif

Penelitian yang dilakukan oleh Tim Intelecta tidak hanya menunjukkan keunggulan dalam inovasi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Pemanfaatan limbah minyak goreng sebagai bahan baku biodiesel membantu mengurangi polusi dan meningkatkan efisiensi penggunaan energi.

Selain itu, kombinasi dengan minyak atsiri kencur memberikan nilai tambah dalam proses produksi biodiesel. Dengan adanya inovasi ini, diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengembangan teknologi energi terbarukan di masa depan.

Kesimpulan

Prestasi yang diraih oleh siswa SMAN CMBBS dalam ajang Youth International Science Fair 2026 menunjukkan bahwa pelajar Indonesia, khususnya dari Provinsi Banten, memiliki potensi besar dalam bidang sains dan teknologi. Dengan dukungan pendidikan yang baik dan semangat inovasi, pelajar Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional.

Kehadiran ajang seperti Youth International Science Fair 2026 sangat penting dalam memfasilitasi pertukaran ilmu pengetahuan dan meningkatkan kualitas pendidikan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi.

Pos terkait