Truk Kelapa Sawit Terguling Akibat Patah As di Pringsewu, Sopir Syok
Pringsewu, Lampung – Sebuah insiden kecelakaan tunggal yang melibatkan truk bermuatan penuh kelapa sawit terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa nahas ini berlangsung di ruas Jalan Pekon Bandung Baru, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Truk dengan nomor polisi BE 8000 XD dilaporkan terguling di tengah jalan, menyebabkan muatannya berhamburan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan yang dihimpun, kecelakaan ini murni disebabkan oleh kendala teknis pada kendaraan. Truk yang dikemudikan oleh Arfan Syahri, seorang warga Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, sedang dalam perjalanan mengangkut kelapa sawit dari Bengkunat menuju Kalirejo, Lampung Tengah.
Saat melintasi sebuah tanjakan di Jalan Pekon Bandung Baru, kendaraan tersebut diduga mengalami masalah serius pada bagian as roda. Kerusakan ini menyebabkan truk kehilangan kekuatan untuk menahan beban berat muatan kelapa sawit. Akibatnya, truk mulai bergerak mundur secara perlahan. Dalam kondisi yang tidak terkendali, kendaraan tersebut akhirnya terguling di badan jalan.
Tandan-tandan kelapa sawit yang memenuhi bak truk pun berhamburan ke segala arah, menutup sebagian besar badan jalan. Insiden ini sontak membuat pengendara lain yang melintas harus memperlambat laju kendaraannya untuk menghindari tabrakan atau tergelincir.
Penanganan dan Dampak Lalu Lintas
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pringsewu, Inspektur Polisi Satu (Iptu) I Kadek Gunawan, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Beliau menegaskan bahwa kecelakaan ini tidak melibatkan kendaraan lain dan sepenuhnya merupakan akibat dari kerusakan teknis.
“Truk mengalami patah as saat berada di jalan menanjak. Karena muatan penuh, kendaraan tidak kuat menahan beban, kemudian mundur dan terguling,” jelas Iptu Kadek Gunawan.
Meskipun insiden ini tergolong parah, kabar baiknya adalah tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Sopir truk, Arfan Syahri, dilaporkan selamat dari peristiwa ini. Namun, ia dilaporkan mengalami syok berat akibat kejadian yang dialaminya.
Selain muatan kelapa sawit yang berserakan, tumpahan solar dari tangki truk juga sempat menjadi perhatian. Tumpahan bahan bakar ini membuat permukaan jalan menjadi licin, menimbulkan potensi bahaya tambahan bagi pengendara lain yang melintas.
Upaya Penanganan dan Normalisasi Arus Lalu Lintas
Tim kepolisian dari Polres Pringsewu segera bergerak cepat setelah menerima laporan kecelakaan. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan beberapa tindakan penting:
- Pengamanan Lokasi: Area kecelakaan segera diamankan untuk mencegah insiden susulan.
- Pengaturan Arus Lalu Lintas: Petugas melakukan pengaturan lalu lintas secara manual untuk mengurai kepadatan kendaraan yang mulai mengantre.
- Penaburan Pasir: Untuk mengatasi masalah jalan licin akibat tumpahan solar, petugas menaburkan pasir di area yang terkena tumpahan. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko kendaraan tergelincir.
Proses penanganan dan evakuasi berlangsung selama beberapa jam. Muatan kelapa sawit yang berhamburan dipindahkan ke kendaraan lain yang telah disiapkan. Sementara itu, truk yang terguling kemudian dievakuasi ke pinggir jalan agar dapat dilakukan perbaikan lebih lanjut.
Meskipun sempat menimbulkan antrean panjang kendaraan, berkat upaya penanganan yang sigap, arus lalu lintas di ruas Jalan Pekon Bandung Baru kini dilaporkan telah kembali normal. Pihak kepolisian tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif pasca kejadian.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya perawatan rutin kendaraan, terutama bagi kendaraan angkutan berat yang seringkali melintasi berbagai kondisi jalan, termasuk tanjakan. Keselamatan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.






