Tantangan Berat bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC
Bhayangkara Presisi Lampung FC menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas PSM Makassar pada pekan ke-31 Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Senin (4/5) sore WIB, menjadi laga penting bagi kedua tim yang sama-sama memburu hasil maksimal di akhir musim.
Namun, tim tamu dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Penyerang andalan Bhayangkara FC, Moussa Sidibe, harus absen karena akumulasi kartu kuning. Kehilangan pemain depan yang selama ini menjadi salah satu motor serangan tentu menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pelatih Paul Munster.
Munster mengakui absennya Sidibe menjadi kerugian bagi timnya. Meski begitu, pelatih asal Irlandia Utara tersebut menegaskan bahwa kondisi ini harus dijadikan kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas mereka.
“Sidibe adalah pemain penting bagi kami. Tapi inilah sepak bola, pemain lain harus menunjukkan bahwa mereka mampu bermain untuk Bhayangkara FC,” ujar Munster dalam konferensi pers jelang pertandingan, Minggu (3/5).
Selain kehilangan salah satu pemain kunci, Bhayangkara FC juga menghadapi masalah kebugaran pemain. Waktu pemulihan yang singkat membuat tim harus bekerja ekstra menjaga kondisi fisik sebelum menghadapi tekanan permainan dari tuan rumah.
Sebelumnya, The Guardian of Saburai baru saja menjalani pertandingan berat melawan Persib Bandung pada Kamis (30/4). Dalam laga tersebut, Bhayangkara FC harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-4. Setelah pertandingan itu, skuad Bhayangkara hanya memiliki waktu singkat untuk pemulihan sebelum melakukan perjalanan menuju Parepare.
Situasi tersebut diakui Munster cukup menantang, terutama di tengah padatnya jadwal kompetisi menjelang akhir musim. “Setelah laga terakhir kami sempat libur sehari lalu langsung melakukan perjalanan. Sekarang kami berada di sini untuk official training,” kata Munster.
Ia juga menambahkan bahwa ritme pertandingan yang semakin padat membuat setiap tim harus siap beradaptasi dengan cepat. Karena itu, fokus utama tim saat ini sepenuhnya tertuju pada laga menghadapi PSM Makassar. “Sejujurnya sekarang saya fokus pada pertandingan melawan PSM,” tegasnya.
Laga kontra PSM diprediksi berjalan sengit mengingat tuan rumah dikenal cukup kuat saat bermain di Parepare. Sementara Bhayangkara FC tetap bertekad mencuri poin meski datang tanpa salah satu penyerang utamanya. Tim akan berusaha memaksimalkan potensi para pemain lain yang siap tampil. Mereka percaya bahwa dengan kerja keras dan strategi yang tepat, bisa meraih hasil positif meskipun dalam kondisi kurang ideal.





