Telah Keluarkan Rp3 Miliar, Rachel Vennya Sedih Jual Rumah Xabiru

Perkembangan Terbaru Mengenai Kondisi Rumah Rachel Vennya

Rachel Vennya diketahui telah menghabiskan dana hingga miliaran rupiah untuk merenovasi rumah yang masih atas nama mantan suaminya, Niko Al Hakim atau lebih dikenal dengan nama Okin. Proses renovasi ini dilakukan meskipun rumah tersebut seharusnya menjadi milik anak sulung mereka, Xabiru.

Sayangnya, kondisi tersebut kini berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi Rachel. Pasalnya, rumah yang telah direnovasi itu terancam disita oleh pihak bank karena cicilan yang tidak dibayarkan oleh Okin. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa aset yang telah dikeluarkan biaya besar oleh Rachel bisa justru dijual oleh Okin.

Menurut Sangun Ragahdo, pengacara Rachel Vennya, pernyataan ini berasal dari hasil diskusi yang dilakukan di Polda Metro Jaya pada Senin (6/4/2026). Ia menjelaskan bahwa rumah tersebut dibeli melalui sistem KPR. Namun, karena kondisinya yang cukup lama, maka diperlukan renovasi yang cukup besar.

“Rumah itu dibeli secara KPR. Namun di sisi lain Rachel ini melakukan renovasi terhadap rumah tersebut. Karena kebetulan rumah itu bisa dibilang pada saat dibeli ya mungkin rumah yang cukup lama, akhirnya direnovasi menghabiskan uang tidak kurang itu tidak kurang Rp 3-4 miliar,” kata Sangun Ragahdo.

Biaya renovasi yang telah dikeluarkan Rachel mencapai angka miliaran rupiah. Selain itu, ia juga memiliki hak atas uang mut’ah sebesar Rp 1 miliar dari hasil perceraiannya dengan Okin pada 2021 lalu. Namun, sampai saat ini, uang tersebut belum pernah dibayarkan.

“Ada uang mut’ah disepakati senilai 1 miliar rupiah. Yang memang seharusnya merupakan haknya Rachel sebagai istri waktu pada saat cerai. Sampai rumah itu diserahkan pun, belum pernah dibayarkan,” tambah Sangun.

Tidak hanya itu, Rachel juga kembali mengeluarkan biaya tambahan untuk renovasi sebesar Rp 500 juta belum lama ini. Sayangnya, hal ini justru membuat situasi semakin memburuk. Rumah yang telah direnovasi itu kini terancam disita oleh pihak bank akibat cicilan yang tidak dibayarkan oleh Okin.

“Renov juga nilainya cukup banyak ya tidak sedikit, itu menghabiskan uang tidak kurang dari Rp 500 juta rupiah terkait renovasi tersebut. Ternyata uang sudah keluar, malah rumahnya mau dijual, sekarang ada indikasi rumahnya mau dijual,” ujar Sangun Ragahdo.

Selain masalah aset, Rachel Vennya juga sempat menutupi kekurangan nafkah anak yang seharusnya menjadi tanggung jawab Okin. Nafkah tersebut senilai Rp 50 juta. Nominal tersebut sebelum cicilan rumah tidak dibayarkan oleh Okin alias mandek selama total sembilan bulan pada kurun waktu 2021 hingga 2022.

Hingga akhirnya Rachel Vennya setuju untuk tidak lagi menuntut nafkah tersebut asalkan cicilan rumah diselesaikan oleh Okin.

“Kewajibannya seorang ayah yaitu Niko itu 50 juta rupiah, ternyata di tahun 2021 ada 3 bulan, di 2022 itu tidak kurang dari 6 bulan, hampir setengah tahun lah mandek. Akhirnya uang yang mandek itu ya tetap dibayarkan oleh Rachel,” pungkasnya.


Pos terkait