Kecelakaan Maut di Jalur Singaraja–Gilimanuk: Lansia Tewas Akibat Tabrakan Dua Motor
Sebuah insiden tragis merenggut nyawa seorang lansia di jalur Singaraja–Gilimanuk, Bali. Wayan Kardim, seorang pria berusia 84 tahun, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka serius akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor. Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2026, sekitar pukul 09.45 WITA, di wilayah Banjar Dinas Pala Sari, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurut keterangannya, kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan roda dua: sebuah sepeda motor Kawasaki trail dengan nomor polisi DK-5129-UBO dan sebuah Honda Vario bernomor polisi DK-6712-VH.
Detail Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan resmi kepolisian, insiden bermula ketika sepeda motor Kawasaki yang dikendarai oleh Kadek Hendrayasa (22 tahun) melaju dari arah barat menuju timur. Pada saat yang bersamaan, sepeda motor Honda Vario yang dikemudikan oleh Wayan Kardim (84 tahun) hendak menyeberang ke arah selatan.
“Karena jarak yang terlalu dekat, pengendara Kawasaki tidak bisa menghindar sehingga terjadi kecelakaan antara dua sepeda motor,” jelas IPTU Yohana, seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman.
Benturan keras yang terjadi mengakibatkan kedua pengendara mengalami luka-luka. Wayan Kardim mengalami cedera parah, termasuk patah tulang leher dan rusuk. Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Gerokgak II untuk mendapatkan perawatan awal. Namun, kondisinya yang kritis mengharuskan dirinya dirujuk ke RSUD Pratama Seririt. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia pada sekitar pukul 11.30 WITA di rumah sakit.
Sementara itu, Kadek Hendrayasa, pengendara sepeda motor Kawasaki, mengalami luka lecet di bagian wajah, luka robek di dagu, serta nyeri pada pergelangan tangan kanannya. Ia juga sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Gerokgak II sebelum akhirnya dirujuk ke RS Santigraha Seririt untuk penanganan medis lebih lanjut.
Pentingnya Keselamatan Berlalu Lintas
Kecelakaan ini kembali menyoroti pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian di jalan raya, terutama bagi para pengguna jalan yang melintasi jalur utama dengan volume kendaraan yang tinggi seperti Singaraja–Gilimanuk. Pihak kepolisian mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan perhatian saat berkendara.
Imbauan Keselamatan dari Pihak Kepolisian:
- Perhatian Ekstra Saat Menyeberang: Pengendara yang hendak menyeberang jalan atau berpindah jalur harus memberikan perhatian ekstra. Pastikan situasi benar-benar aman dan tidak ada kendaraan lain yang mendekat dengan kecepatan tinggi.
- Patuhi Rambu Lalu Lintas: Selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas yang terpasang. Rambu-rambu tersebut dibuat untuk mengatur arus lalu lintas dan mencegah terjadinya kecelakaan.
- Jaga Jarak Aman: Usahakan untuk selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Jarak yang cukup memberikan waktu reaksi yang lebih baik jika terjadi pengereman mendadak.
- Hindari Kecepatan Berlebih: Mengemudi dengan kecepatan yang sesuai dan terkendali sangat penting, terutama di jalur yang memiliki banyak persimpangan atau permukiman penduduk.
- Fokus Saat Berkendara: Hindari penggunaan ponsel atau aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian saat sedang mengemudi.
Kecelakaan seperti ini seringkali disebabkan oleh kombinasi faktor, mulai dari kelalaian manusia, kondisi jalan, hingga kondisi kendaraan. Oleh karena itu, kesadaran akan keselamatan berlalu lintas harus menjadi prioritas utama bagi setiap individu. Upaya pencegahan kecelakaan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan di jalan, kita semua dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman dan nyaman.




