Banjir Bandang di Desa Tanah Abang, Kabupaten Banjar
Banjir bandang yang terjadi di Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, sempat menggenangi puluhan rumah warga pada Senin (6/4/2026) siang. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat setempat, namun berdasarkan laporan terbaru, kondisi air mulai surut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar menerima informasi mengenai banjir tersebut sekitar pukul 13.00 Wita dari operator radio Kecamatan Mataraman. Banjir terjadi di wilayah RT 04 dan RT 05 Desa Tanah Abang. Debit air meningkat cukup tinggi, mencapai sekitar 130 sentimeter dari permukaan tanah. Akibatnya, sekitar 60 rumah warga terdampak dengan total 74 kepala keluarga atau sekitar 180 jiwa ikut merasakan dampaknya.
Selain permukiman warga, dua unit tempat ibadah berupa mushola juga turut terdampak genangan air. Hal ini menunjukkan bahwa banjir tidak hanya memengaruhi hunian, tetapi juga infrastruktur publik.
Kepala Pelaksana BPBD Banjar, Wasis Nugraha, menjelaskan bahwa daerah tersebut merupakan daerah cekungan sehingga rentan tergenang saat debit air meningkat, terlebih ketika terjadi hujan deras. Ia memastikan hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian material berupa rumah rusak akibat kejadian tersebut.
“Kita support kesiapsiagaan kalau-kalau diperlukan evakuasi. Namun update hingga pukul 10.00 Wita pagi dari lokasi, air banjir sudah mulai surut,” kata Wasis.
Meski kondisi mulai membaik, BPBD Banjar melalui Pusdalops tetap melakukan pemantauan perkembangan situasi di lapangan. Koordinasi juga dilakukan dengan aparat kecamatan dan pemerintah desa setempat untuk memastikan penanganan berjalan cepat jika terjadi kondisi darurat.
Sejumlah kebutuhan darurat telah dipersiapkan, seperti tenda pengungsian serta perahu evakuasi jika sewaktu-waktu diperlukan. Saat ini situasi di lokasi banjir dilaporkan aman dan terkendali, sementara warga tetap diminta waspada mengingat potensi hujan masih bisa terjadi.
Dampak Banjir Bandang
- Rumah Terdampak: Sebanyak 60 rumah warga tergenang air.
- Jumlah Penduduk Terkena Dampak: Total 74 kepala keluarga atau sekitar 180 jiwa.
- Tempat Ibadah: Dua unit mushola terdampak genangan.
- Kondisi Air: Debit air mencapai 130 sentimeter dari permukaan tanah.
Upaya Penanganan
- Pemantauan Berkala: BPBD Banjar terus memantau situasi di lapangan.
- Koordinasi dengan Pihak Terkait: Melibatkan aparat kecamatan dan pemerintah desa.
- Persiapan Kebutuhan Darurat: Tenda pengungsian dan perahu evakuasi disiapkan.
- Pengamanan Wilayah: Masyarakat diminta tetap waspada mengingat potensi hujan.





