Kebangkitan Sang Juara: Usman Nurmagomedov Kembali ke Jalur Kemenangan
Setelah hampir tiga tahun yang diwarnai oleh kontroversi penggunaan zat terlarang dan kemenangan yang dipertanyakan, nama Usman Nurmagomedov akhirnya kembali bersinar dengan performa yang meyakinkan. Sebagai sepupu dari legenda UFC, Khabib Nurmagomedov, Usman sempat mendominasi panggung Bellator, meraih gelar juara kelas ringan setelah mengalahkan Patricky Pitbull pada 18 November 2022. Ia kemudian berhasil mempertahankan sabuk juaranya melalui kemenangan kuncian atas Benson Henderson di Bellator 292 pada 10 Maret 2023.
Pertarungan melawan Henderson itu menjadi penampilan gemilang terakhir Usman sebelum namanya lebih sering dikaitkan dengan hal-hal negatif. Kemenangan atas Brent Primus pada 7 Oktober 2023, dalam sebuah laga mempertahankan gelar, harus dibatalkan karena Usman terbukti positif menggunakan zat terlarang. Catatan rekornya yang sebelumnya sempurna dengan 17 kemenangan beruntun pun tercoreng, lantaran duel melawan Primus dinyatakan sebagai no contest.
Meskipun diskors selama enam bulan, Bellator dinilai memberikan perlakuan khusus kepada Usman dengan tidak mencabut gelarnya. Setelah akuisisi Bellator oleh PFL, Usman Nurmagomedov tetap berstatus juara kelas ringan dan dijadwalkan menghadapi Paul Hughes dalam laga mempertahankan gelar di PFL Champions Series 1 pada 25 Januari tahun lalu. Pertarungan tersebut dimenangkan Usman melalui keputusan mayoritas, namun performanya diwarnai dengan tendangan ilegal yang berulang kali mengenai selangkangan Hughes, yang berujung pada pengurangan poin.
Duel Ulang yang Penuh Kontroversi dan Kesempatan Baru
Pertarungan ulang antara Usman dan Hughes kembali digelar di PFL Champions Series 3 pada 3 Oktober lalu, kali ini memperebutkan sabuk juara kelas ringan PFL yang baru diluncurkan. Usman dinyatakan menang melalui keputusan mutlak, namun hasil ini kembali menuai kritik dan dianggap kontroversial. Meskipun pertarungan berjalan sengit, ada dugaan ketidakadilan dalam penilaian juri, di mana salah satu juri memberikan skor yang dinilai terlalu timpang, 50-45 untuk keunggulan Usman.
Kesempatan untuk benar-benar membersihkan namanya akhirnya datang pada ajang PFL Dubai yang diselenggarakan pada Sabtu, 7 Februari 2026. Usman Nurmagomedov didapuk untuk memimpin pertarungan utama, menghadapi Alfie Davis dalam laga mempertahankan gelar juara kelas ringannya.
Kali ini, Usman tampil tanpa cela, didampingi oleh Khabib dan Islam Makhachev di sudutnya. Sejak ronde pertama, ia menunjukkan agresivitas tinggi dengan terus menekan Davis. Meskipun berhasil melakukan takedown di ronde pertama, Davis memberikan perlawanan yang cukup gigih dalam duel berdiri dan mampu menahan beberapa upaya takedown Usman selanjutnya.
Akhir Penantian: Kemenangan Kuncian yang Membawa Kabar Gembira
Menjelang akhir ronde ketiga, Usman berhasil menemukan celah dan membawa pertarungan ke bawah. Kali ini, ia dengan cepat menguasai punggung Davis dan berhasil mengunci lawannya dengan arm-triangle choke. Wasit terpaksa menghentikan pertarungan setelah Davis tidak sadarkan diri akibat cekikan tersebut.
Kemenangan kuncian ini menjadi penutup penantian Usman selama hampir tiga tahun untuk kembali meraih kemenangan finis yang meyakinkan. Rekor tak terkalahkannya kini terjaga dengan catatan 21 kemenangan dan 1 no contest dari total 22 laga.
Penampilan impresif Usman di PFL Dubai ini langsung memicu antusiasme para penggemar. Banyak netizen yang menyarankan agar UFC segera merekrut petarung asal Dagestan ini. Mereka membayangkan duel sengit antara Usman Nurmagomedov melawan Ilia Topuria dalam perebutan sabuk juara kelas ringan UFC, sebuah pertarungan yang diprediksi akan menjadi magnet besar bagi para pecinta seni bela diri campuran.
Perjalanan Karier Usman Nurmagomedov
- Lahir: 17 April 1998
- Domisili: Dagestan, Rusia
- Disiplin Seni Bela Diri: Gulat, Sambo, Mixed Martial Arts (MMA)
- Rekor Profesional: 21 Kemenangan – 0 Kekalahan – 1 No Contest (per Februari 2026)
- Gelar yang Diraih:
- Juara Kelas Ringan Bellator (sebelum akuisisi PFL)
- Juara Kelas Ringan PFL (saat ini)
Perjalanan karier Usman Nurmagomedov memang penuh liku. Namun, kemenangan di PFL Dubai ini menegaskan kembali potensinya sebagai salah satu petarung kelas ringan terbaik di dunia. Dengan dukungan dari lingkungan keluarganya yang kuat dan determinasi yang ditunjukkannya, masa depan Usman di dunia MMA tampak semakin cerah. Kemampuannya untuk bangkit dari keterpurukan dan kembali ke jalur kemenangan membuktikan mentalitas seorang juara sejati.





