Warga Kritik Terminal Lama Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak yang Terbengkalai Selama Bertahun-Tahun

Kondisi Terminal Lama Pasar Rakyat Thumburuni yang Terbengkalai

Bangunan terminal lama di Kawasan Pasar Rakyat Thumburuni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, kini tampak rusak dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Sejak kerusuhan sosial yang terjadi di Tanah Papua pada tahun 2019, bangunan tersebut dibiarkan terbengkalai tanpa perawatan yang memadai.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa beberapa fasilitas dalam kondisi memprihatinkan. Dinding bangunan tampak kusam dan dipenuhi lumut, sementara beberapa bagian tangga serta lantai terlihat mengalami kerusakan akibat minimnya perawatan. Terminal yang sebelumnya menjadi sarana pendukung aktivitas transportasi masyarakat kini tampak sepi, tanpa aktivitas kendaraan maupun penumpang.

Pada sejumlah sisi bangunan, tumbuhan liar mulai tumbuh di sela-sela dinding dan area tangga. Sementara sebagian atap plafon terminal telah terlihat terkelupas dan ambruk. Kondisi ini menunjukkan bahwa fasilitas publik tersebut sudah lama tidak digunakan sebagaimana mestinya, terlebih setelah kebakaran Padar Rakyat Thumburuni saat kerusuhan sosial se-Tanah Papua tahun 2019.

Warga sekitar menilai keberadaan terminal lama Pasar Rakyat Thumburuni yang tidak dimanfaatkan menjadi perhatian tersendiri. Salah satu warga Fakfak, Arifin, menyampaikan bahwa pemerintah daerah seharusnya memiliki solusi konkret yang cepat, mengingat bangunan tersebut berada di kawasan strategis yang berdekatan dengan pusat aktivitas perdagangan masyarakat.

“Kami masyarakat berharap Pemerintah Daerah dapat melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan aset tersebut,” tegasnya. Ia juga menilai bahwa selain menimbulkan kesan kumuh, bangunan yang dibiarkan kosong dalam waktu lama juga dikhawatirkan berpotensi mengalami kerusakan yang semakin parah apabila tidak segera mendapat penanganan.

Arifin menyarankan agar pemerintah melakukan rehabilitasi atau pengembangan fungsi baru dari bangunan tersebut. Hal ini dinilai bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di kawasan Pasar Rakyat Thumburuni.

“Akibat tidak ada terminal tetap, kini lalulintas semakin semrawut di depan Pasar Rakyat Thumburuni, ojek sudah memarkir kendaraan di depan pasar lalu angkot juga mengambil penumpang di jalanan depan pasar,” jelasnya.

Sebelumnya, Terminal Pasar Rakyat Thumburuni merupakan spot terminal yang paling ramai di Kabupaten Fakfak dengan berbagai trayek angkot ke berbagai titik di kota itu. Namun kini, kondisi yang tidak terawat membuat terminal tersebut tidak lagi menjadi tempat yang nyaman dan efisien untuk masyarakat.

Solusi yang Diharapkan oleh Masyarakat

Masyarakat setempat menginginkan adanya perbaikan yang signifikan terhadap kondisi terminal lama ini. Beberapa rekomendasi yang disampaikan antara lain:

  • Rehabilitasi struktur bangunan

    Memperbaiki dinding, lantai, dan atap yang rusak agar bangunan kembali layak digunakan.

  • Pembaruan infrastruktur transportasi

    Membuat sistem transportasi yang lebih teratur dan aman, termasuk pengaturan parkir kendaraan dan rute angkot.

  • Pemanfaatan aset secara optimal

    Mengembangkan fungsi terminal sebagai pusat layanan masyarakat, seperti pusat informasi atau tempat usaha kecil.

  • Peningkatan partisipasi masyarakat

    Melibatkan warga dalam proses perencanaan dan pengelolaan aset publik agar lebih sesuai dengan kebutuhan lokal.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan terminal lama Pasar Rakyat Thumburuni dapat kembali bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari pengembangan ekonomi lokal yang lebih baik.

Pos terkait