jogja. Sleman – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Honda BRV yang berada di Balai Padukuhan Pojok Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman pada hari Minggu (12/4).
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, korban diketahui memiliki inisial ALB (29 tahun). Saat ditemukan, ALB mengenakan kaus lengan pendek berwarna hitam dan celana pendek berwarna abu-abu.
Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat saat sedang melakukan kegiatan gotong royong.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan seseorang yang sudah tidak bernyawa di dalam mobil,” ujarnya.
Pria asal Jepara, Jawa Tengah ini ditemukan dalam posisi duduk di kursi kemudi mobil. Menurut keterangan dari warga sekitar, mobil tersebut telah terparkir selama sekitar satu bulan.
ALB diketahui meninggalkan rumah saudaranya di Condongcatur sejak 5 Maret 2026 menggunakan mobilnya sendiri. Setelah itu, ia tidak pernah diketahui keberadaannya dan tidak dapat dihubungi.
Hasil pemeriksaan tim Inafis menyebutkan bahwa korban diduga meninggal akibat keracunan karbon monoksida. Hal ini diduga terjadi karena korban terlalu lama berada di dalam mobil yang mesinnya masih menyala.
Selain itu, pihak kepolisian juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan sementara adalah korban meninggal secara alami akibat paparan gas beracun.
Beberapa pihak memperkirakan bahwa korban mungkin lupa mematikan mesin mobilnya atau tidak sadar akan bahaya yang ditimbulkan.
Berikut beberapa hal yang perlu diketahui terkait kasus ini:
- Identitas korban: ALB, usia 29 tahun, asal Jepara, Jawa Tengah.
- Lokasi penemuan: Mobil Honda BRV di Balai Padukuhan Pojok Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman.
- Waktu penemuan: Minggu (12/4) pagi.
- Penyebab kematian: Diduga akibat keracunan karbon monoksida.
- Tidak ada tanda-tanda kekerasan: Korban ditemukan dalam kondisi normal tanpa luka bekas benturan atau cedera.
Proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk memastikan penyebab pasti kematian ALB. Selain itu, pihak keluarga juga sedang melakukan proses identifikasi lebih lanjut.





