Modus Penipuan di Bengkel dan Perbedaan Oli Mesin dengan Oli Gardan
Pengguna kendaraan bermotor, terutama motor matic, perlu waspada terhadap tindakan tidak profesional yang dilakukan oleh oknum bengkel. Hal ini pernah terjadi sebelumnya dan bisa saja terulang kembali jika tidak diwaspadai dengan baik.

Salah satu modus penipuan yang ditemukan adalah penggunaan oli mesin sisa sebagai oli gardan. Budi Rambe, pemilik bengkel Rambe Jaya Motor, mengungkapkan bahwa ada oknum bengkel yang memanipulasi proses penggantian oli gardan.
“Ada oknum bengkel yang mainin oli gardan,” ujar Budi saat dihubungi MOTOR Plus-online pada Kamis (7/12/2023). Ia menjelaskan bahwa beberapa bengkel menyediakan tutup botol yang sudah bolong, lalu menutup kemasan oli baru tanpa membuka bagian dalamnya.
Meski demikian, Budi menegaskan bahwa hal tersebut tidak memberi efek negatif langsung terhadap motor matic. Namun, secara ekonomi, pengendara tetap merugi karena harus membayar oli gardan yang harganya lebih mahal dibanding oli mesin.
“Kalau sama oknum diisi oli mesin sisa tapi ngakunya oli gardan baru yang harganya Rp 20 ribu, yang rugi ya pelanggan,” tambah Budi, yang memiliki bengkel di Jalan Raya Kalimalang, Jatibening, Kota Bekasi.
Apakah Menggunakan Oli Mesin untuk Gardan Berbahaya?
Banyak pemotor bertanya-tanya apakah menggunakan oli mesin sebagai oli gardan berdampak buruk. Budi menjawab bahwa sebenarnya tidak ada efek samping yang signifikan.
“Sebetulnya enggak beda jauh ya, enggak ada efek samping,” katanya.
Perbedaan utama antara oli mesin dan oli gardan terletak pada bentuk kemasannya. Oli mesin biasanya dikemas dalam botol berisi 0,8 liter atau 1 liter, sedangkan oli gardan memiliki ukuran lebih kecil dan ujungnya runcing.
Pandangan Ahli Teknik Mesin
Tri Yuswidjajanto Zaenuri, dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB), juga memberikan penjelasan terkait hal ini. Menurutnya, oli mesin dan oli gardan sebenarnya memiliki komposisi yang sama.
“Sebenarnya isinya sama, tapi kemasannya beda,” ujar Yus saat dihubungi MOTOR Plus-online pada Kamis (14/12/2023). Ia menambahkan bahwa oli yang digunakan untuk mesin dan gardan sebenarnya merupakan produk yang sama, hanya saja dikemas dan diberi nama berbeda.
Sejarah Penggunaan Oli untuk Motor Matic
Pada awal munculnya motor matic, tidak ada oli khusus untuk gardan. Pabrikan merekomendasikan pemilik motor matic untuk membeli oli mesin dengan volume yang lebih besar. Misalnya, jika membeli oli 1 liter, sebagian dari isi tersebut dapat dituangkan ke mesin, sementara sisanya digunakan untuk gardan.
Dengan demikian, penggunaan oli mesin untuk gardan bukanlah hal yang tidak aman. Namun, pengendara tetap perlu memperhatikan kualitas oli yang digunakan agar tidak merusak komponen motor.
Tips untuk Pemotor
- Pastikan oli yang digunakan sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
- Waspadai bengkel yang tidak transparan dalam proses penggantian oli.
- Jika ragu, konsultasikan dengan teknisi yang terpercaya.
- Selalu periksa kemasan oli sebelum digunakan.




