6 Peristiwa Populer Kalbar: Gula Impor Tanpa Label Beredar di Pasar Turi Singkawang

Berita Terpopuler Kalimantan Barat: Pengungkapan Gula Impor Ilegal hingga Kebakaran Gedung Sekolah

Kota Singkawang menjadi sorotan utama dalam berita terpopuler Kalimantan Barat (Kalbar) pada minggu ini. Penyelidikan yang dilakukan oleh Unit Tipidter Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Singkawang mengungkap dugaan peredaran gula impor ilegal asal Malaysia di wilayah Kota Singkawang. Kejadian ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas penyimpanan dan perdagangan gula mencurigakan di sebuah ruko di Jalan Pasar Turi, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.

Tim opsnal Unit Tipidter langsung melakukan penelusuran pada Senin 13 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan seorang pria yang diduga memperdagangkan gula merek Gula Prai kemasan 1 kilogram yang diduga berasal dari luar negeri, yakni Malaysia. Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 71 pack plastik gula dengan total berat mencapai 1.704 kilogram.

Selain kasus gula impor ilegal, berita lain yang ramai dibicarakan adalah kenaikan harga LPG 12 kg di Pontianak. Harga LPG non-subsidi mulai dirasakan di sejumlah pangkalan di Kota Pontianak. Salah satu pangkalan, “Djie Fab Jung” di Jalan Putri Dara Hitam, mengalami lonjakan harga pada beberapa jenis tabung gas. Pemilik pangkalan, Koko, mengungkapkan bahwa harga LPG ukuran 12 kilogram dan 5,5 kilogram mengalami kenaikan cukup signifikan. Harga LPG 12 kg naik menjadi Rp245 ribu dari sebelumnya Rp210 ribu, sedangkan LPG 5,5 kg naik menjadi Rp120 ribu dari sebelumnya Rp100 ribu.

Di Kabupaten Ketapang, kasus tragis seorang perempuan hamil ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan. Korban masih berusia 26 tahun dan diketahui tengah mengandung sekitar delapan bulan. Kasat Reskrim Polres Ketapang, Iptu Dedy Syahputra Bintang, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihak kepolisian menerima laporan sekitar pukul 13.45 WIB dan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, di Mempawah, Satreskrim Polres Mempawah berhasil membekuk komplotan pencuri kabel tower yang meresahkan warga. Tiga orang terduga pelaku diamankan setelah dilakukan pengembangan kasus. Pengungkapan ini bermula dari tertangkap tangannya seorang pria berinisial MA saat beraksi di Jalan GM Taufik, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, pada Rabu, 15 April 2026.

Di sisi lain, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di ruang keterampilan SMPN 4 Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah. Kapolsek Sungai Kunyit, Iptu Lodrick Taliak Hungan, mengatakan pihaknya menggandeng tim Puslabfor untuk memastikan penyebab kebakaran secara objektif.











Pos terkait