7 Berita Terpopuler: Pemudik Batam Protes Tiket Kapal Roro, Kapolda Turun Tangan

Polemik Tiket Kapal Roro di Batam Memanas Menjelang Lebaran, Kapolda Turun Langsung

Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Pelabuhan ASDP Telaga Punggur di Batam kembali diselimuti polemik terkait ketersediaan tiket kapal roro. Keributan memuncak ketika seorang pemudik mendatangi posko terpadu pelabuhan dengan raut wajah penuh kekesalan. Ia mengaku mengalami kesulitan luar biasa dalam mendapatkan tiket melalui aplikasi resmi Ferizy.com. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (13/3/2026) sore ini menyoroti masalah yang lebih besar, yakni sulitnya akses tiket dan maraknya dugaan praktik percaloan di pelabuhan tersebut.

Isu ini rupanya sampai ke telinga petinggi Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri). Menanggapi laporan tersebut, Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, tidak tinggal diam. Beliau langsung melakukan kunjungan mendadak ke Pelabuhan ASDP Telaga Punggur pada Sabtu (14/3/2026) siang. Dalam kunjungannya, Kapolda didampingi oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Gubernur Kepri, Kepala BP, dan Wadan Kodaeral IV. Rombongan pejabat ini langsung menuju posko terpadu pelabuhan untuk menggali informasi secara langsung mengenai keluhan para pemudik terkait sulitnya memperoleh tiket untuk mudik lebaran.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, saat berada di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, menegaskan sikap tegasnya terhadap dugaan praktik percaloan. Beliau menyatakan bahwa tidak akan ada toleransi sedikit pun terhadap tindakan tersebut dan akan menindak tegas para pelaku yang terbukti bermain mata dalam penjualan tiket. Pernyataan ini disambut baik oleh masyarakat yang berharap agar praktik ilegal ini segera diberantas demi kelancaran arus mudik lebaran.

Kisah Pilu Pemudik: Tiket Lenyap di Aplikasi, Beralih ke Calo Berharga Fantastis

Kisah seorang ibu rumah tangga, yang hanya dikenal dengan nama Wisnu, bersama suaminya, menjadi gambaran nyata betapa peliknya mencari tiket kapal roro menuju Kuala Tungkal, Jambi. Pasangan ini mendatangi pelabuhan dengan harapan mendapatkan kepastian, namun justru dihadapkan pada kenyataan pahit. Di aplikasi resmi Ferizy.com, tiket seolah lenyap tak berbekas. Namun, ironisnya, di tangan para calo, tiket tersebut justru tersedia, namun dengan harga yang meroket tajam.

Tarif normal tiket kapal roro untuk penumpang pejalan kaki dari Batam ke Kuala Tungkal seharusnya hanya berkisar Rp186.000. Namun, di tangan para agen atau calo, harga tiket melonjak drastis, mencapai Rp350.000 hingga Rp500.000 per orang. Kenaikan harga yang signifikan ini tentu memberatkan para pemudik, terutama bagi mereka yang memiliki anggaran terbatas. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar: mengapa tiket resmi sulit didapatkan, sementara calo dengan mudah menjualnya dengan harga yang jauh di atas standar?

Jadwal Sidang Isbat Idul Fitri 2026: Menanti Kepastian dari Kemenag RI

Menjelang hari kemenangan umat Islam, pertanyaan mengenai kapan pastinya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada tahun 2026 masih menjadi teka-teki. Di Indonesia, penetapan resmi tanggal 1 Syawal, yang menandai perayaan Idul Fitri, selalu dilakukan melalui mekanisme sidang isbat. Sidang ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

Pelaksanaan sidang isbat penetapan 1 Syawal biasanya dilakukan pada penghujung bulan Ramadan. Tujuan utama dari sidang ini adalah untuk memantau dan melihat posisi hilal, yaitu kemunculan bulan baru sabit setelah matahari terbenam. Hasil dari pemantauan hilal ini, yang didukung oleh perhitungan astronomis, akan menjadi dasar penentuan kapan umat Islam Indonesia akan merayakan hari raya Idul Fitri. Kepastian jadwal ini sangat dinantikan oleh seluruh umat Muslim untuk dapat mempersiapkan diri dan merencanakan perjalanan mudik serta kegiatan lainnya.

Tragedi Mengerikan: Wanita Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Angkatnya

Sebuah peristiwa tragis terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat, yang menggemparkan masyarakat. Seorang wanita paruh baya berinisial AY (50 tahun) menjadi korban penganiayaan sadis, dibakar hidup-hidup oleh pria yang tak lain adalah anak angkatnya sendiri. Akibat serangan brutal tersebut, korban menderita luka bakar yang sangat parah, mencapai 70 persen dari luas tubuhnya.

Kejadian ini diduga telah direncanakan dengan matang oleh pelaku. Indikasi tersebut muncul lantaran sehari sebelum kejadian, pelaku diketahui meminta adiknya untuk membelikan satu botol bensin. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) ini meninggalkan luka fisik dan psikologis yang mendalam bagi korban dan keluarganya, serta menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat.

Pemadaman Listrik Bergilir di Singkep, Lingga Akibat Gangguan Sistem Pembangkit

Warga di wilayah Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, diresahkan dengan pemadaman listrik yang terjadi secara mendadak. Pemadaman ini sempat terjadi pada Sabtu (14/3/2026) pagi dan kembali terulang pada siang hari, mengganggu aktivitas masyarakat yang sedang beraktivitas.

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Dabo Singkep, Suheri, menjelaskan bahwa penyebab pemadaman listrik tersebut adalah adanya gangguan pada sistem pembangkitan di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Setajam. Saat ini, tim teknis PLN sedang berupaya keras untuk melakukan penanganan dan pemulihan sistem agar pasokan listrik dapat kembali normal. “Saat ini sedang terjadi gangguan pada sistem pembangkitan di PLTD Setajam, sehingga berdampak pada potensi dilakukannya pemadaman listrik secara bergilir,” ungkap Suheri. Ia menambahkan bahwa tim teknis PLN tengah melakukan proses recovery untuk mengembalikan pasokan listrik.

Safari Ramadan Bupati Karimun di Pulau Manda: Kolaborasi dengan Swasta Kunci Kemajuan Daerah

Bupati Karimun, H. Ing Iskandarsyah, melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunjungi Masjid Al Wali di Pulau Manda, Desa Ngal, Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun. Kunjungan yang dilakukan pada Jumat (13/3/2026) sore ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum untuk menjangkau masyarakat secara luas dan mendengarkan aspirasi mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karimun juga menyempatkan diri untuk meninjau sebuah tambak udang yang terbengkalai. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan sektor swasta. “Jika kita berikhtiar dan berkolaborasi dengan pihak swasta, daerah ini pasti akan berkembang pesat. Tetap semangat membangun kehidupan di pulau ini,” ujar Bupati, menyemangati warga Pulau Manda. Ia meyakini bahwa sinergi yang baik akan mendorong kemajuan daerah secara signifikan.

Nelayan di Lingga Dilaporkan Hilang Saat Melaut

Kekhawatiran melanda keluarga dan masyarakat di Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Seorang nelayan bernama Rahman Gani (65 tahun), warga Sungai Pinang, dilaporkan hilang setelah pergi menjaring ikan pada Jumat (13/3/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Hingga Sabtu (14/3/2026) sore, korban belum juga kembali ke rumah, menimbulkan kecemasan mendalam. Upaya pencarian awal yang dilakukan oleh warga pada Sabtu pagi sekira pukul 07.00 WIB berhasil menemukan jaring milik korban. Namun, keberadaan korban beserta perahunya masih belum diketahui. Pihak keluarga dan masyarakat setempat terus berharap agar Rahman Gani segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Pos terkait