AI Tidak Bisa Menggantikan Manusia, Bayu Skak Ajak Warga Banyumas Main Film Landasan

Sutradara Bayu Skak Ajak Warga Banyumas Jadi Pemeran Film Landasan

Sutradara ternama, Bayu Skak, kini sedang mempersiapkan proyek film terbarunya yang diberi judul Landasan. Dalam proses produksi film ini, ia mengajak warga Banyumas untuk turut serta menjadi pemeran. Film yang akan difilmkan di Banyumas ini tidak hanya menawarkan kesempatan bagi para aktor lokal, tetapi juga menjadi wadah untuk menampilkan kekayaan budaya daerah tersebut.

Film Landasan dirancang sebagai film komersial yang ditujukan untuk penonton luas, bukan untuk keperluan festival. Proses syuting akan dilakukan di Banyumas, sehingga memberikan kesempatan bagi masyarakat setempat untuk berpartisipasi dalam industri perfilman. Bayu Skak menjelaskan bahwa 80 persen dari pemain utama akan berasal dari Banyumas dan sekitarnya, dengan dipadukan oleh aktor nasional agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

“Artisnya pun kami pilih yang bisa bahasa Jawa supaya lebih natural,” ujarnya. Hal ini bertujuan untuk memperkuat nuansa lokal dan membawa representasi budaya Banyumas secara autentik ke layar lebar.

Teknologi dan Peran Manusia dalam Industri Film

Meskipun teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin berkembang pesat dalam industri perfilman, Bayu Skak menegaskan bahwa peran manusia tetap penting. Ia menyebutkan bahwa AI bisa digunakan untuk tugas teknis seperti editing dan visual effect (CGI), tetapi harus tetap dikontrol oleh kreativitas manusia.

“Kalau 100 persen AI, terus sumber daya manusianya gimana? Itu harus dipikirkan,” katanya saat acara open casting film Landasan di Convention Hall Menara Teratai Purwokerto, Minggu (25/1/2026).

Dengan demikian, Bayu Skak berharap film ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi panggung bagi budaya Banyumas untuk dikenal lebih luas di tingkat nasional. Melalui open casting ini, masyarakat Purwokerto dan sekitarnya diajak terlibat langsung dalam proses kreatif perfilman.

Kesempatan Bagi Talent Lokal

Open casting yang dilakukan oleh Bayu Skak adalah langkah strategis untuk mencari bakat-bakat baru di bidang akting dari Banyumas. Mereka akan digandeng sebagai pemeran dalam film Landasan, yang diharapkan mampu membuka ruang bagi talenta daerah masuk ke industri film nasional.

Bayu Skak menekankan bahwa proses produksi film masih membutuhkan sumber daya manusia, meskipun teknologi semakin canggih. Ia percaya bahwa kolaborasi antara kreativitas manusia dan teknologi akan menghasilkan karya yang lebih berkualitas dan bermakna.

Visi dan Misi Film Landasan

Film Landasan memiliki visi untuk menampilkan keunikan Banyumas melalui narasi yang menarik dan autentik. Dengan melibatkan aktor lokal, film ini diharapkan dapat menciptakan ikatan emosional antara penonton dan cerita yang disampaikan.

Selain itu, film ini juga menjadi ajang promosi budaya Banyumas, yang kaya akan tradisi dan kearifan lokal. Dengan pengambilan gambar di lokasi asli, film ini diharapkan mampu memperkenalkan keindahan alam dan keragaman budaya Banyumas kepada khalayak nasional.

Kesimpulan

Film Landasan merupakan proyek yang sangat dinantikan oleh masyarakat Banyumas. Dengan keterlibatan aktor lokal dan penggunaan teknologi yang seimbang, film ini diharapkan mampu menghadirkan karya yang bermakna dan berdampak positif pada industri perfilman Indonesia.


Pos terkait