Arus Mudik Lebaran 2026: Gambir Membludak

Aktivitas pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api terpantau mulai mengalami peningkatan signifikan, memadati Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis, 19 Maret 2026. Peningkatan ini merupakan bagian dari gelombang mudik menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Suasana Kepadatan di Stasiun Gambir

Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, calon penumpang terlihat memadati area ruang tunggu stasiun. Mereka dengan sabar menanti jadwal keberangkatan kereta api yang akan membawa mereka menuju berbagai destinasi di seluruh penjuru negeri.

Kondisi kepadatan ini juga tercermin dari terbatasnya kapasitas tempat duduk yang tersedia di ruang tunggu. Akibatnya, tak sedikit pemudik yang terpaksa memilih untuk duduk di lantai, berdempetan dengan barang bawaan mereka, karena seluruh kursi telah terisi penuh oleh penumpang lain.

Di tengah kesibukan ini, para petugas porter kereta api tampak bekerja ekstra keras. Mereka disibukkan dengan aktivitas membantu para penumpang membawa berbagai macam barang bawaan, mulai dari koper berukuran besar, kardus berisi perbekalan, hingga berbagai perlengkapan lainnya yang dibawa untuk keperluan selama perjalanan mudik.

Selain itu, petugas dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI yang bertugas di Stasiun Gambir terlihat sigap melayani berbagai kebutuhan informasi dari para penumpang. Mereka memberikan informasi yang dibutuhkan, termasuk mengenai jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta api, serta rute perjalanan.

Peningkatan Volume Penumpang Periode Angkutan Lebaran

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa perusahaan mencatat adanya peningkatan volume penumpang kereta api secara keseluruhan. Peningkatan ini sangat terasa, terutama di dua stasiun utama, yaitu Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen, sepanjang periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung mulai tanggal 11 Maret hingga 1 April 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Kamis (19/3/2026), tingkat okupansi atau keterisian tempat duduk pada kereta api jarak jauh dilaporkan mencapai rata-rata 70%. Perusahaan telah berhasil merealisasikan penjualan sebanyak 756.929 tiket dari total kapasitas tempat duduk yang disiapkan, yaitu sebanyak 1,08 juta kursi.

Untuk wilayah Daop 1 Jakarta sendiri, jumlah penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 52.330 orang pada hari Kamis (19/3). Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba atau datang mencapai 27.741 orang pada tanggal yang sama. Jika diakumulasikan, total keberangkatan penumpang selama periode 11 hingga 19 Maret 2026 telah mencapai angka 430.977 penumpang.

“Puncak volume keberangkatan penumpang kereta api kami prediksi terjadi pada periode tanggal 14 hingga 18 Maret 2026. Pada rentang waktu tersebut, jumlah penumpang harian yang berangkat melampaui angka 51.000 orang. Angka tertinggi tercatat pada tanggal 18 Maret, dengan total 53.576 penumpang yang berangkat,” ungkap Franoto Wibowo dalam keterangan resminya pada Kamis (19/3/2026).

Stasiun Tersibuk dan Arus Kedatangan

Pada hari Kamis, 19 Maret 2026, Stasiun Pasar Senen tercatat sebagai titik keberangkatan tersibuk dengan jumlah penumpang mencapai 18.852 orang. Disusul oleh Stasiun Gambir yang melayani 16.845 penumpang, dan Stasiun Bekasi dengan 8.976 penumpang yang memilih moda transportasi kereta api.

Sementara itu, untuk arus kedatangan penumpang, Stasiun Pasar Senen juga mendominasi dengan jumlah 10.014 penumpang. Diikuti oleh Stasiun Gambir yang menerima kedatangan 7.634 penumpang.

KAI mencatat bahwa periode antara tanggal 11 hingga 20 Maret 2026 merupakan fase dengan tingkat penjualan tiket tertinggi. Selama periode ini, sebanyak 480.540 tiket telah terjual. Pada tanggal-tanggal tersebut, rata-rata sisa kursi yang tersedia kurang dari 500 tempat duduk per hari, menunjukkan kondisi yang mendekati penuh.

Peluang Tiket Pasca-Lebaran

Meskipun arus mudik Lebaran mulai menunjukkan peningkatan kepadatan, masih terdapat peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan tiket kereta api. Peluang tersebut terutama terbuka untuk jadwal keberangkatan setelah perayaan Idulfitri.

Untuk periode keberangkatan mulai dari tanggal 23 Maret hingga 1 April 2026, KAI masih menyediakan sekitar 308.741 tempat duduk yang tersedia. Hal ini memberikan alternatif bagi para pemudik yang belum mendapatkan tiket atau berencana melakukan perjalanan kembali setelah libur Lebaran usai.

Pos terkait