Ayah Lula Lahfah Dikenal Baik oleh Tetangga karena Sering Bagikan Makanan Endorse

Kehidupan Keluarga Lula Lahfah yang Penuh Kebersamaan dan Kebaikan

Kehilangan selebgram Lula Lahfah (26) telah meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang, termasuk para tetangga di rumah orang tuanya yang berada di kawasan Buaran, Jakarta Timur. Keluarga Lula, terutama ayahnya, M. Feroz, dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan penuh kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Tradisi Berbagi di Pos RW

Ketua RW 013, Prio Ari Wibowo, memberikan kesaksian mengenai keseharian keluarga almarhumah saat berada di sela acara tahlilan pada Senin (27/1/2026) malam. Ia mengungkapkan bahwa Pak Feroz adalah sosok warga yang sangat aktif dalam kegiatan sosial. Salah satu hal yang paling diingat oleh warga adalah kemurahan hati Pak Feroz saat bapak-bapak di lingkungan tersebut berkumpul di pos keamanan atau “markas” RW.

“Pak Feroz itu orangnya sangat baik ya. Dia sering banget ngasih ke kita itu, ‘Pak ini ada risoles Pak, buat Bapak-bapak nongkrong’. Beliau sangat peduli dengan kebersamaan warga,” ujar Prio.

Tidak jarang, makanan yang dibagikan merupakan hasil dari jerih payah Lula sebagai selebgram. Pak Feroz selalu ingin warga sekitar ikut merasakan berkah dari pekerjaan putrinya. “Kadang beliau datang bawa makanan sambil bilang, ‘Nih baru dapat endorse dari Lula’, terus dikirim ke markas buat Bapak-bapak kumpul,” tambahnya.

Keluarga yang Kompak Bersosialisasi

Selain sang ayah, ibunda Lula, Tatu Yulyanah, juga dikenal aktif dalam kegiatan warga. Istri Pak RW, Prita, menyebutkan bahwa ibunda Lula rutin mengikuti kegiatan senam pagi setiap hari Minggu. Bahkan, Lula sendiri sering ikut bergabung jika sedang menginap di rumah orang tuanya.

“Lula itu kalau lagi nginep di sini pasti bersosialisasi. Entah itu olahraga pagi bareng kita-kita atau jalan pagi jam setengah enam. Anaknya ramah banget, tidak membeda-bedakan orang,” kenang Prita.

Kesederhanaan keluarga ini membuat warga merasa tidak ada jarak meskipun Lula merupakan sosok figur publik yang sukses. Kehangatan inilah yang membuat warga merasa sangat kehilangan ketika mendengar kabar duka pada Jumat (23/1) lalu.

Warga Kompak Siapkan Rumah Duka

Kedekatan emosional antara keluarga Lula dan warga terbukti dari solidaritas yang ditunjukkan sesaat setelah kabar meninggalnya Lula tersiar. Tanpa dikomando, warga satu komplek langsung guyub (bergotong royong) menyiapkan segala keperluan di rumah duka.

“Begitu dapat kabar malam itu, kami selaku warga dan pengurus RW langsung bergerak menyiapkan rumah di sini, meskipun akhirnya jenazah dibawa ke RSPAD karena pertimbangan banyaknya pelayat. Tapi itulah bentuk sayang kami kepada keluarga Pak Feroz,” pungkas Prita.

Bagi warga RW 013, kebaikan M. Feroz dan keramahan almarhumah Lula Lahfah akan selalu menjadi kenangan indah yang tak terlupakan di lingkungan mereka.

Pos terkait